Penyaluran dana batuan TJSL PT ASDP Indonesia Ferry kepada UMKM RTH Desa Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: asdp/katakini
BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan pengembangan pusat wisata kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur pada Rabu (8/7/2026).
"Kami melihat RTH Desa Ketapang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang semakin hidup sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Heru percaya, keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.
“Melalui dukungan terhadap pengembangan wisata kuliner ini, kami berharap pelaku UMKM semakin berkembang, aktivitas ekonomi lokal semakin bergeliat, serta kawasan publik ini menjadi ruang yang nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan," ujar Heru.
General Manager Cabang Ketapang ASDP Arief Eko menjelaskan bahwa selama ini RTH Desa Ketapang telah menjadi ruang publik sekaligus sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat. Namun, keterbatasan fasilitas pendukung membuat potensi kawasan tersebut belum berkembang secara optimal, baik dari sisi kenyamanan pengunjung maupun peningkatan pendapatan pelaku usaha.
"Melalui dukungan yang diberikan ASDP, kami berharap kawasan ini dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal di wilayah Ketapang. Ketika ruang publik semakin berkualitas, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang menggantungkan usahanya di kawasan ini," kata Arief.