Sekretaris Organizing Committee (OC) Harlah DPP PKB, Rivqy Abdul Halim, dalam konferensi pers Harlah ke-28 PKB, di DPP PKB, Jakarta, Senin (6/7). (Foto: Ist)
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar puncak hari lahir (Harlah) PKB ke-28 pada Rabu 23 Juli 2026 mendatang. Puncak Harlah PKB yang bakal digelar di Jakarta ini dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Acara puncaknya akan dilaksanakan 23 Juli malam yang insyaallah akan dihadiri oleh presiden Republik Indonesia beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat," kata Sekretaris Organizing Committee (OC) Harlah DPP PKB, Rivqy Abdul Halim, dalam konferensi pers di DPP PKB, Jakarta, Senin (6/7).
Selain acara puncak Harlah, kata Gus Rivqy, selama hampir sebulan penuh, PKB telah menyiapkan beragam kegiatan Pra Harlah sepanjang Juli
2026 sebagai implementasi politik kemanfaatan yang menyentuh langsung masyarakat.
Pada 10 Juli, PKB akan menggelar kunjungan dan penyerahan bantuan pendidikan berupa beasiswa dan dukungan pembangunan kepada Sekolah Adat Arus Kuala, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat adat.
"Ini merupakan janji ketua umum yang sudah disampaikan satu tahun lalu dan akan kita realisasikan, kita memberikan bantuan pembangunan sekolah di Kalimantan Barat," ujar Gus Rifqy.
Selain itu, pada tanggal yang sama juga akan digelalr PESTA POHON PKB bertajuk "Hijaukan Bumi, Sejahterakan Generasi" di Taman Cempaka, Jakarta Timur, sebagai gerakan nyata pelestarian lingkungan dan penguatan komitmen PKB sebagai Partai Hijau.
Kemudian, pada 15 Juli, PKB akan menggelar Diskusi Publik "Moderasi AI dan Agama" di Kantor DPP PKB yang menghadirkan akademisi, tokoh agama, dan praktisi teknologi untuk membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara etis, bertanggung jawab, dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan.
"Diskusi artificial intelligence kepada seluruh pesantren di seluruh indonesia yang insyaallah diikuti oleh minimal 10 ribu pesantren di Indonesia," ujar Gus Rivqy.
Ia menjelaskan agenda utama Harlah adalah Pelantikan Serentak 514 Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB dari seluruh Indonesia.
Pelantikan tersebut akan melibatkan sekitar 3.500 pengurus PKB, sehingga menjadi pelantikan kepengurusan terbesar dalam sejarah PKB sekaligus
momentum memperkuat soliditas organisasi menuju pelayanan politik yang semakin profesional
"Insyaallah 22 Juli akan dilaksanakan pelantikan DPC PKB seluruh Indonesia secara serentak yang dilantik oleh Ketua Umum PKB di Jakarta," ujar Gus Rivqy.
"Selanjutnya di tanggal 23 Juli pagi kami akan mengundang kiai-kiai seluruh Indonesia kiai-kiai host dari seluruh pondok pesantren di Indonesia yang akan dilaksanakan 23 pagi, kami mengadakan pertemuan istimewa ulama di Jakarta," ujar dia menambahkan.
Selain itu, lanjut Gus Rifqy, PKB juga akan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) sepak bola Piala Dunia 2026.
"Sampai final insyaallah kita akan bikin nonton bareng dan juga dari badan-badan partai juga akan melaksanakan beberapa agenda, ada pelaksanaan mini soccer dan juga ada pelaksanaan PKB Run yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli dan 26 Juli di Senayan," ujar dia.
Melalui seluruh rangkaian Harlah ke-28, PKB ingin menegaskan bahwa politik harus diwujudkan melalui kerja nyata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut Gus Rivqy menyampaikan bahwa pada peringatan Harlah ke-28 ini, PKB mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi".
"PKB mengekat tema Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi. PKB ingin ikut serta dalam membicarakan arah-arah ekonomi ke depan, ini akan kita laksanakan melalui diskusi-diskusi publik dengan beberapa pakar-pakar terkait," ujar dia.