General Manager Global Club Group Ahmed Adnan Makki serta Manajer Global Club Group Mahmoud Al-Alobi meresmikan kantor baru mitra Global Club Group di Indonesia, yakni PT Delta Mitra Selaras, ABM VISA, dan Massa Tour (Foto: Ist)
JAKARTA - Syarikah Nadil `Alami atau Global Club Group menargetkan pemberangkatan 100.000 jemaah haji dan umrah pada tahun 1448 Hijriah. Target ambisius tersebut dipasang setelah perusahaan berhasil memfasilitasi keberangkatan sekitar 40.000 jemaah pada musim sebelumnya.
Peningkatan target lebih dari dua kali lipat itu ditopang oleh penguatan sistem keamanan dokumen perjalanan, perluasan jaringan kemitraan internasional, serta kolaborasi yang semakin erat dengan biro perjalanan haji dan umrah di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Perwakilan Global Club Group, Syech Mansur, mengatakan bahwa kepastian hukum dan keamanan dokumen perjalanan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan agen maupun jemaah.
"Semoga tahun ini Allah bagi amanah lebih banyak lagi untuk mendapatkan 100.000 jemaah di tahun 1448 Hijriah, karena tahun sebelumnya kami dapat 40.000," ujar Syech Mansur kepada Katakini.com, di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Mansur saat menghadiri peresmian kantor baru mitra Global Club Group di Indonesia, yakni PT Delta Mitra Selaras, ABM VISA, dan Massa Tour. Turut hadir General Manager Global Club Group Ahmed Adnan Makki serta Manajer Global Club Group Mahmoud Al-Alobi.
Lebih lanjut, menurut Mansur, kolaborasi dengan agen perjalanan di Tanah Air akan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
"Insyaallah kami selalu berkolaborasi terbaik, membuat yang terbaik untuk agen-agen kami di Indonesia," katanya.
Ia menegaskan, hubungan antara syarikah dan agen tidak hanya bersifat bisnis semata, tetapi juga dilandasi prinsip amanah dan tanggung jawab bersama dalam melayani para tamu Allah.
"Harapan kami semoga agen-agen kami di Indonesia yang saat ini kami ikat kerja sama dengan mereka selalu Allah bagi kemudahan, kelancaran dan yang pastinya untuk sama-sama kita saling menjaga nama baik, sama-sama amanah dalam kerja sama ini," ujar Mansur.
Menurut dia, tujuan utama dari seluruh kerja sama tersebut adalah memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah ke Tanah Suci dengan nyaman dan tanpa hambatan administratif.
"Kemudian memudahkan para tamu Allah sampai ke Kota Makkah Al-Mukarramah atau ke Baitul Haram," katanya.
Untuk merealisasikan target 100.000 jemaah, Global Club Group menerapkan strategi berupa pemberian harga khusus bagi agen tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Namun, aspek yang paling menjadi perhatian perusahaan adalah keamanan dan kepastian penerbitan visa.
Mansur memastikan seluruh proses penerbitan dokumen perjalanan dikawal secara ketat mulai dari tahap pengajuan hingga visa diterbitkan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kegagalan keberangkatan.
Rekam jejak operasional perusahaan menunjukkan tingkat keberhasilan pemrosesan dokumen yang tinggi. Hingga kini, perusahaan mengklaim tidak pernah menghadapi kasus pembatalan visa secara sepihak maupun kegagalan teknis sistem yang menyebabkan jemaah gagal berangkat.
"Kami banyak amanah dari beberapa agen. Kemudian dengan harga spesial, pastinya harga terbaik dan keamanan dengan servis terbaik," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh visa yang diproses melalui sistem perusahaan selama ini dapat diselesaikan hingga tahap akhir keberangkatan.
"Kemudian dengan pastinya tidak ada visa-visa yang hampir gagal berangkat melalui kami. Alhamdulillah selama kami meng-issued visa, alhamdulillah visa itu ter-issued sampai selesai," kata Mansur.
Meningkatnya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah membuat industri perjalanan ke Tanah Suci semakin kompetitif. Dalam kondisi tersebut, kepastian keberangkatan, keamanan dokumen, transparansi layanan, serta kualitas pelayanan dinilai menjadi faktor penentu dalam membangun kepercayaan publik.
Global Club Group optimistis, dengan dukungan mitra strategis dan penguatan sistem pelayanan, target pemberangkatan 100.000 jemaah pada 1448 Hijriah dapat tercapai sekaligus memperkuat posisinya di industri haji dan umrah global.