• Oase

Meraih Hidup Sehat Dan Tenang Melalui Syariat Islam

Anggoro Aristo Priambodo | Senin, 29/06/2026 02:03 WIB
Meraih Hidup Sehat Dan Tenang Melalui Syariat Islam Ilustrasi hidup sesuai syariat Islam

Katakini.com - Banyak manusia menghabiskan waktu seumur hidupnya demi mengejar kebahagiaan, namun justru terjebak dalam rasa cemas yang berkepanjangan.

Pertanyaan tentang kapan hidup kita akan benar-benar sehat dan tenang sebenarnya memiliki jawaban yang sangat jelas dalam Islam.

Hidup Anda akan mulai terasa sehat dan tenang saat Anda memutuskan untuk menyerahkan seluruh urusan kepada Allah SWT.

Ketenangan batin yang hakiki hanya dapat diperoleh ketika hati seorang hamba selalu terhubung dengan Sang Pencipta melalui zikir.

Allah SWT telah memberikan jaminan kepastian mengenai obat hati ini di dalam Al-Qur`an Surat Ar-Ra`d ayat 28.

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra`d: 28).

Selain ketenangan jiwa, kesehatan fisik yang prima juga akan terwujud saat kita mulai mengikuti gaya hidup sehat yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Beliau selalu mengajarkan umatnya untuk menjaga pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan demi menjaga kebugaran tubuh.

Dalam sebuah hadist riwayat Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW memberikan batasan yang bijak mengenai porsi pengisian lambung manusia.

"Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya beberapa suapan yang mampu menegakkan tulangnya; jika tidak bisa, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk napasnya." (HR. Tirmidzi).

Ketika kita mampu menyelaraskan antara kesehatan rohani dan kedisplinan jasmani, maka kualitas hidup yang berkah akan segera tercipta.

Rasa syukur atas segala nikmat sekecil apa pun menjadi resep paling manjur untuk mengusir stres dan depresi modern.

Seorang muslim yang ridha terhadap takdir Allah tidak akan pernah merasa gelisah oleh ketakutan masa depan atau penyesalan masa lalu.

Penyakit fisik sering kali berakar dari kondisi pikiran dan hati yang kotor akibat sifat dengki, sombong, serta kufur nikmat.

Oleh karena itu, bersihkanlah hati terlebih dahulu agar kesehatan fisik yang prima dapat mengikuti secara alami.

Mulailah hari ini dengan memperbaiki kualitas shalat, memperbanyak istighfar, dan menjaga asupan makanan yang halal lagi baik.

Sebab pada akhirnya, hidup yang sehat dan tenang adalah buah dari keimanan yang kokoh serta ketaatan mutlak kepada syariat-Nya.