Ilustrasi Air Traffic Controll Perum LPPNPI atau Airnav Indonesia. Foto: airnav
JAKARTA —Sebanyak 15 personel AirNav Indonesia resmi lulus sebagai instruktur bersertifikat internasional melalui program ICAO Trainair Plus Programme – Training Instructor Course (TIC) Batch II.
Training tersebut dilakukan oleh Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi bersama Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) pada 27 April hingga 1 Mei 2026 di Tangerang, Banten.
Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, M. Abrar Tuntalanai, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi instruktur menjadi kunci dalam menciptakan sistem penerbangan yang lebih aman dan andal.
“Instruktur yang kompeten akan melahirkan personel navigasi udara yang berkualitas. Ini berdampak langsung pada peningkatan keselamatan dan pelayanan penerbangan,” ujarnya melalui keterangannya.
Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel D. Rumani, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mencetak SDM penerbangan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berstandar internasional.
“Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari instruktur bersertifikat ICAO dengan materi yang mengacu pada regulasi penerbangan global. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kualifikasi standar Trainair Plus Programme.” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan merangkap Plt. Kepala Bagian Umum Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, I Gusti Agung Ayu Mas Oka, S.SiT., S.E., M.T., menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus, dan telah memenuhi kualifikasi standar ICAO Trainair Plus Programme.
Langkah ini dinilai strategis, mengingat peran AirNav Indonesia sangat krusial dalam menjaga keselamatan lalu lintas penerbangan di ruang udara nasional yang semakin padat.
Dengan bertambahnya instruktur bersertifikasi internasional, kualitas pelatihan di sektor navigasi udara diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam memenuhi standar keselamatan penerbangan global.