Zakat fitrah menempati posisi yang sangat krusial dalam syariat Islam sebagai ibadah yang wajib ditunaikan setiap Muslim.
Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, setiap Muslim yang memiliki kemampuan finansial diwajibkan menunaikan zakat fitrah.
Secara hierarki, Zakat menduduki posisi sebagai ibadah yang bersifat wajib bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat.
Ketentuan mengenai penerima zakat ini didasarkan langsung pada wahyu Allah SWT dalam Al-Qur`an, Surah At-Taubah ayat 60.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak umat Muslim dihadapkan pada pertanyaan yang cukup sering muncul: mana yang harus didahulukan, membayar utang atau menunaikan Zakat Fitrah?
Simak aturan besaran zakat fitrah beras atau konversi uang tunai tahun 2026 untuk kesempurnaan ibadah puasa Anda.
Umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan zakat sebagai salah satu rukun Islam.
Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim menjelang Hari Raya Idulfitri
Menkumham menyebutkan total pembayaran ZIS di Kemenkumham tersebut terdiri atas zakat fitrah sebesar Rp1,42 miliar, zakat mal Rp1,61 juta
Penjelasan Lengkap MUI DKI Jakarta Soal Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah bertujuan menyucikan orang yang berpuasa sehingga bisa kembali pada fitrahnya lagi atau sifat asalnya
Hari Raya Idul tinggal beberapa hari lagi. Kewajiban umat Muslim menjelang Idul Fitri adalah membayar Zakat Fitrah yang juga merupakan rukum Islam.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp9.500.000000,00 (sembilan milyar lima ratus juta rupiah) untuk pendistribusian zakat fitrah di seluruh Indonesia.