Pengamat transportasi publik sektor perkeretaapian, Joni Martinus, memberikan tanggapan terkait insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin.
PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan.
Sari mendesak untuk segera dilakukan investigasi yang menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.
jumlah sementara korban akibat KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, hingga pagi ini, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, berjumlah 7 orang meninggal dunia dan 81 orang luka-luka.
Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Seorang wanita inisial ATM (22) tewas, setelah tertabrak KRL di Cikoko Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan.