Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Foto: Instagram
JAKARTA – PT Jasa Raharja menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026). Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan jaminan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin yang hadir langsung di lokasi kecelakaan, Selasa (28/4/2026).
“Jasa Raharja hadir untuk memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan perlindungan dasar secara cepat dan tepat. Kami telah menginstruksikan jajaran untuk segera melakukan pendataan dan menjamin korban yang dirawat di rumah sakit, serta memastikan seluruh korban memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat guna memastikan penanganan korban berjalan optimal dan humanis.
Melalui kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam rangka perlindungan dasar bagi masyarakat.
Menurutnya, sejak menerima laporan, petugas Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, PT KAI, serta rumah sakit tempat korban dirawat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis dengan jaminan biaya perawatan, serta proses pendataan berjalan secara akurat.
Petugas Jasa Raharja juga langsung turun ke lokasi kejadian dan fasilitas Kesehatan guna melakukan pendataan serta mempercepat proses penjaminan. “Kehadiran petugas di lapangan merupakan bagian dari komitmen negara untuk hadir dalam setiap musibah yang dialami masyarakat,” tutup Awaludin.