Teknologi realitas virtual kini bisa membantu lansia dan veteran perang penderita penyakit kronis agar merasa lebih nyaman.
Batas antara dunia fisik dan dunia maya semakin kabur dengan hadirnya avatar video realistis dalam kehidupan sehari-hari.
Perangkat ini bisa membantu mahasiswa belajar sains secara lebih menyenangkan dan juga bermanfaat bagi pembelajaran secara daring.
Menteri Agama Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, salah satu strategi untuk menghilangkan intoleransi adalah dengan penyesuaian sistem pendidikan agama di sekolah