Tantangan di abad ke-21 dan kebutuhan keterampilan di masa depan menuntut kita untuk merespons beragam disrupsi teknologi dan perubahan ekonomi serta demografi. Hal ini dapat dilihat dari 86% perusahaan global yang telah melakukan digitalisasi
Lestari Moerdijat mengatakan, peluang di era digital saat ini harus diraih seluas-luasnya melalui kesiapan infrastruktur, skill dan literasi masyarakat dalam upaya mengakselerasi proses pembangunan di tanah air.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu mendesain kurikulum sistem pendidikan di Indonesia yang menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan digital sehingga mampu melahirkan karya-karya atau konten digital yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomis.