KPK menduga transaksi jual beli tanah itu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk pokmas Jawa Timur.
Berdasarkan catatan KPK hingga pukul 13.20 WIB, Haykal maupun AHF belum tercatat memenuhi panggilan penyidik.
KPK juga menelusuri aset-aset Anwar Sadad lainnya yang diduga dibeli dari hasil tindak pidana korupsi