Pada 8 Agustus, Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan bahwa 8,1 juta anak Yaman memerlukan bantuan pendidikan darurat.
lebih dari 2 juta anak Yaman, baik laki-laki maupun perempuan, telah putus sekolah karena kemiskinan, konflik dan kurangnya kesempatan.
Koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah mencegah masuknya peralatan medis canggih sejak Maret 2015, ketika Riyadh bersama dengan beberapa sekutunya menyerbu Yaman untuk membawa rezim yang didukung Riyadh kembali berkuasa.