Mantan PM Pakistan akan Dipindahkan ke Penjara dengan Fasilitas yang Lebih Baik

Yati Maulana | Selasa, 26/09/2023 21:30 WIB


Mantan PM Pakistan akan Dipindahkan ke Penjara dengan Fasilitas yang Lebih Baik Imran Khan (foto: Reuters)

ISLAMABAD - Pihak berwenang Pakistan pada Senin bersiap untuk memindahkan mantan Perdana Menteri Imran Khan ke penjara dengan fasilitas yang lebih baik di dekat ibu kota negara Islamabad setelah ada perintah pengadilan, kata partainya pada Senin.

Tim hukum dan partainya telah memohon kepada beberapa pengadilan untuk mengeluarkan perintah agar Khan dipindahkan ke Penjara Adyala di kota garnisun Rawalpindi, yang menurut mereka lebih cocok untuk mantan perdana menteri.

“Pengaturan sedang dilakukan,” kata pembantu dekat Khan, Zulfikar Bukhari, dalam pesannya kepada wartawan, mengacu pada persiapan untuk memindahkan mantan perdana menteri setelah pengacara Khan, Naeem Panjutha, mengatakan pengadilan tinggi di ibu kota telah memerintahkan pemindahan tersebut.

Panjutha kemudian menulis di platform media sosial X bahwa Khan telah dipindahkan ke penjara baru tetapi kemudian menghapus postingan tersebut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Khan telah ditahan di penjara sederhana era kolonial di distrik Attock barat laut yang tidak memiliki fasilitas seperti kamar mandi dan televisi dan mempersulit keluarga dan teman untuk mengunjungi atau mengirim surat kabar, buku atau makanan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Mantan perdana menteri itu dipenjara sejak awal Agustus setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan korupsi.

Pengadilan menangguhkan hukuman tiga tahun penjaranya, namun pembebasannya dengan jaminan tidak terjadi karena pihak berwenang mendakwanya dalam kasus lain terkait dengan membocorkan rahasia negara.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Khan mengatakan dakwaan tersebut dirancang untuk menghentikannya mencalonkan diri dalam pemilu awal tahun depan, namun tuduhan tersebut dibantah oleh pihak berwenang.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditangkap Lagi