India Tangguhkan Layanan Visa untuk Warga Kanada karena Ancaman Keamanan

Yati Maulana | Jum'at, 22/09/2023 08:05 WIB


India Tangguhkan Layanan Visa untuk Warga Kanada karena Ancaman Keamanan Sebuah mural menampilkan gambar mendiang pemimpin Sikh Hardeep Singh Nijjar, di Surrey, British Columbia, Kanada 18 September 2023. Foto: Reuters

NEW DELHI - India menangguhkan layanan visa bagi warga negara Kanada karena ancaman keamanan terhadap stafnya di konsulatnya di Kanada, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India pada Kamis, 21 September 2023.

“Situasi keamanan akibat kelambanan pemerintah Kanada mengakibatkan gangguan dan kami telah menangguhkan permohonan visa,” kata Arindam Bagchi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada, kepada wartawan.

Ketegangan antara kedua negara meningkat awal pekan ini ketika Kanada mengatakan bahwa mereka “secara aktif mengejar tuduhan yang dapat dipercaya” yang menghubungkan agen-agen pemerintah India dengan pembunuhan seorang pemimpin separatis Sikh di British Columbia pada bulan Juni.

Sebelummnya, India pada Rabu mendesak kehati-hatian warga negaranya di Kanada, dan mereka yang berencana berkunjung. Saat ini hubungan kedua negara memburuk setelah masing-masing negara mengusir salah satu diplomat negara lain dalam pertikaian yang meningkat atas pembunuhan seorang pemimpin separatis Sikh.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

“Mengingat meningkatnya aktivitas anti-India dan kejahatan rasial serta kekerasan kriminal yang dibolehkan secara politik di Kanada, semua warga negara India di sana, dan mereka yang berencana melakukan perjalanan, didesak untuk sangat berhati-hati,” kata Kementerian Luar Negeri India.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi telah menolak mentah-mentah kecurigaan Kanada bahwa agen-agen New Delhi mempunyai hubungan dengan pembunuhan tersebut.

“Mengingat memburuknya lingkungan keamanan di Kanada, pelajar India khususnya disarankan untuk sangat berhati-hati dan tetap waspada,” tambah kementerian dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

India telah menjadi negara sumber pelajar internasional terbesar di Kanada sejak tahun 2018.

Angka tersebut meningkat 47% tahun lalu menjadi hampir 320.000, yang mencakup sekitar 40% dari total pelajar luar negeri, kata Biro Pendidikan Internasional Kanada, yang juga membantu lembaga-lembaga tersebut memberikan subsidi pendidikan kepada pelajar dalam negeri.

Pada hari Rabu, sebuah perusahaan hiburan swasta, BookMyShow, mengumumkan pembatalan tur India oleh penyanyi Kanada Shubhneet Singh.

Para pejabat Kanada sejauh ini menolak mengatakan mengapa mereka yakin India bisa dikaitkan dengan pembunuhan Nijjar.

Partai oposisi utama India, Kongres, juga mendukung penolakan pemerintah terhadap tuduhan tersebut, dan mendesak sikap melawan ancaman terhadap kedaulatan negara.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemimpin Sikh Kanada Curiga India Terlibat