Komisi V Minta Tarif Tol Indralaya-Prabumulih Tak Bebani Masyarakat

Tim Cek Fakta | Sabtu, 09/09/2023 10:32 WIB


Kementerian PUPR berencana akan memasang rambu-rambu peredam kejut untuk membuat pengguna tidak mengantuk.  Anggota Komisi V DPR RI Ishak Mekki. Foto: dpr

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Ishak Mekki meminta agar tarif Jalan Tol Indralaya-Prabumulih tidak membebani masyarakat.

"Saya mengimbau agar harga tarif tol yang akan diberlakukan itu nantinya tidak membebani masyarakat. Selain itu, petunjuk-petunjuk di jalan tol juga harus diperjelas. Jangan sampai, peristiwa kecelakaan seperti beberapa hari lalu tidak terulang kembali," ujar Ishak Mekki seperti dilansir dpr.go.id, Sabtu (9/9/2023).

Ia juga berharap agar Kementerian PUPR bisa membangun lebih banyak lagi jumlah exit tol di sepanjang jalur tol ini agar warga masyarakat yang ingin menggunakan Jalan Tol tersebut mendapatkan akses kemudahan.

"Minimal per 30 kilometer harus ada exit tol. Masyarakat di sepanjang jalur jalan tol itu tidak bisa mengakses jalan tol, padahal ini ada di daerah mereka. Mereka ingin menggunakan jalan tol ini namun terkendala karena tidak ada akses exit tol di daerah mereka. Memang saat ini sudah  direncanakan, namun seharusnya hal ini dipikirkan sejak awal jangan sampai menunggu masyarakat ribut," paparnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Menanggapi permintaan itu, Kementerian PUPR berencana akan memasang rambu-rambu peredam kejut untuk membuat pengguna tidak mengantuk. 

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Triono Junoasmono sempat menyampaikan, jika tidak ada halangan, Tol Indralaya-Prabumulih akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, pada tanggal 13 September 2023 mendatang.

"Kita sudah ajukan ruas-ruas tol yang sudah siap diresmikan, salah satunya ruas Tol Indralaya-Prabumulih," ujarnya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Terkait soal tarif tol,  pria yang akrab disapa Yongki itu mengatakan, kepastian besaran harga tarif tol tersebut baru akan diketahui setelah peresmian yang dilakukan Presiden. Meski demikian, ia memberikan sekilas gambaran bahwa tarif per kilometernya adalah sebesar Rp 1.300.

Tol Indralaya-Prabumulih sendiri memiliki panjang 64,5 kilometer. Sejak dibuka pada 30 Agustus 2023, lalu lintas kendaraan yang melewati Tol Indralaya-Prabumulih cukup bagus yakni mencapai 6.500 kendaraan per hari.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Komisi V Tarif Tol Tol Indralaya Prabumulih