PDIP Lebih Pentingkan Survei Ganjar Daripada Umumkan Sanksi Budiman

Eko Budhiarto | Senin, 21/08/2023 21:04 WIB


Urung Umumkan Sanksi Budiman, PDIP Urus Survei Elektabilitas Ganjar Budiman Sudjatmiko

JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) batal mengumumkan pemberian sanksi kepada salah satu kader-nya Budiman Sudjatmiko yang mendeklarasikan dukungannya terhadap bakal calon presiden (capres) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Kepala Sekretariat DPP PDIP Adi Dharmo mengatakan, pengumuman itu urung dilaksanakan karena PDIP fokus kepada hasil survei dari dua lembaga terkait elektabilitas bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo yang menunjukkan kenaikan.

"Kita akan fokus bahas itu dulu (hasil survei)," kata Adi dalam keterangannya, Senin (21/8/2023).

Adi mengatakan, hasil survei Litbang Kompas dan Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan elektabilitas Ganjar terus naik adalah momentum penting. Menyikapi hasil survei itu, kata dia, DPP PDIP langsung menggelar konsolidasi internal.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

"Ini penting sebagai momentum politik bagi pergerakan yang semakin masif untuk Ganjar Pranowo bersama parpol (partai politik) pengusung, pendukung, dan relawan," ucap Adi.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Dalam survei Litbang Kompas, Senin (21/8/2023) Ganjar Pranowo unggul dari dua bakal capres lainnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, dalam simulasi terbuka, simulasi 10 nama, lima nama, hingga tiga nama.

Pada simulasi terbuka, elektabilitas Ganjar adalah 24,9 persen, Prabowo 24,6 persen, dan Anies 12,7 persen. Sementara itu, dalam simulasi 10 nama, Ganjar mendapatkan 29,6 persen, Prabowo 27,1 persen, dan Anies 15,2 persen.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Berikutnya, dalam simulasi lima nama, Ganjar memperoleh 31,8 persen, Prabowo 27,8 persen, dan Anies 15,6 persen; kemudian dalam simulasi tiga nama Ganjar mendapatkan elektabilitas 34,1 persen, Prabowo 31,3 persen, dan Anies 19,2 persen.

Sedangkan dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia, Jumat (18/8), dukungan kepada Ganjar berhasil rebound. Elektabilitas Ganjar mencapai 35,2 persen, Prabowo 33,2 persen, dan Anies 23,9 persen.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut partai akan mengumumkan sanksi terhadap Budiman Sudjatmiko, pada hari ini, Senin (21/8).

Sanksi itu karena Budiman mengumumkan secara terbuka bahwa dirinya mendukung bakal calon presiden dari partai lain, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Budiman Sudjatmiko PDIP sanksi