Bamsoet Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Pembalap Jepang Haruki Noguchi

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 17/08/2023 16:55 WIB


Ungkapan duka cita baru bisa disampaikan hari ini, mengingat keluarga Haruki Noguchi sebelumnya telah meminta waktu privasi untuk mengenang kepergian Haruki Noguchi. Haruki Noguchi dinyatakan wafat setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB) selama 3 hari, usai mengalami kecelakaan hebat di Sirkuit Mandalika. (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mewakili seluruh keluarga besar IMI turut berduka cita atas wafatnya pebalap Jepang dari tim SDG MS Harc-Pro.Honda.Ph, Haruki Noguchi, pada Rabu (16/8/23) sekitar pukul 17.40 WIT. Ungkapan duka cita baru bisa disampaikan hari ini, mengingat keluarga Haruki Noguchi sebelumnya telah meminta waktu privasi untuk mengenang kepergian Haruki Noguchi.

Haruki Noguchi wafat setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB) selama 3 hari, usai mengalami kecelakaan hebat di Turn 10, Lap 4, kelas Asia Superbike (ASB1000), seri ke-4 FIM Asia Road Racing Championship 2023 (ARRC 2023) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, NTB, Minggu (13/8/23).

"Tim medis sudah berusaha maksimal. Pasca kecelakaan hebat, tim medis di Medical Center Pertamina Mandalika International Street Circuit sudah memberikan pertolongan pertama sehingga bisa membawa Haruki Noguchi ke RSUP NTB untuk mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut. Setelah dirawat selama tiga hari, kita harus iklhas melepas Haruki Noguchi. Keluarga besar IMI turut mendoakan Haruki Noguchi, serta keluarga dan kerabat yang ditinggalkan agar senantiasa tabah dan tegar," ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (17/8/23).

Bamsoet menjelaskan, Haruki Noguchi merupakan satu dari delapan pembalap Jepang yang berlaga di kelas ASB 1000. Tahun lalu, ia berhasil menempati peringkat kedua di klasemen akhir ASB 1000 dengan selisih tiga poin dari pemuncak klasemen, Zaqhwan Zaidi.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Di tahun ini, Haruki Noguchi berhasil menempati peringkat kedua dalam klasemen pembalap kelas ASB 1000, dengan perolehan 105 poin, membuntuti Markus Reiterberger yang memuncaki klasemen," jelas Bamsoet.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bamsoet menerangkan, Haruki Noguchi sudah mengikuti dunia balap sejak usia 5 tahun. Berbagai pengalaman balap telah ia torehkan. Di ajang Asian Talent Cup 2017, ia berhasil finis di peringkat kedua klasemen akhir.

"Pada 2021 lalu, ia menjuarai All Japan Road Race Championshio di kelas ST600. Tahun ini, selain turun di kelas ASB 1000, ia juga turun di kejuaraan bergengsi FIM Endurance World Championship Series 2023. Ride in Peace, Haruki Noguchi," pungkas Bamsoet.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
IMI Bamsoet Pembalap Jepang Haruki Noguchi Mandalika