BKSAP Dorong Kerja Sama ASEAN dengan Belarus

Tim Cek Fakta | Rabu, 09/08/2023 20:20 WIB


Parlemen Anggota ASEAN dan parlemen eksternal bertukar ide dan perspektif tentang kepentingan bersama. Anggota BKSAP DPR RI Vanda Sarundajang saat foto bersama usai memimpin dialog antara delegasi AIPA dengan delegasi Parlemen Belarus selaku negara observer SIUM AIPA ke-44 di Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (8/8/2023). Foto: dpr

JAKARTA - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendukung peningkatan kerja sama antara Belarus dengan negara-negara ASEAN, diantaranya meningkatkan hubungan antara masyarakat atau people to people contact.

"Kami menekankan terciptanya persahabatan antara Belarus dengan negara-negara ASEAN. Jadi, hubungan ini tidak hanya melalui kerja sama bilateral namun juga melalui people to people contact," Anggota BKSAP DPR RI Vanda Sarundajang usai memimpin dialog antara delegasi ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) dengan delegasi Parlemen Belarus selaku negara observer SIUM AIPA ke-44 di Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (8/8/2023).

Pertemuan membahas berbagai hal, seperti upaya-upaya untuk meningkatkan kerja sama antarparlemen, peningkatan investasi, perdagangan, dan parwisata. Menurut Vanda, kerja sama parlemen memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan antara ASEAN dan pihak eksternal.

Melalui dialog inklusif, lanjut dia, parlemen Anggota ASEAN dan parlemen eksternal bertukar ide dan perspektif tentang kepentingan bersama. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mendorong kerja sama sektor pariwisata dapat ditingkatkan. Terlebih, saat ini Indonesia sedang mengadang-gadangkan lima destinasi super prioritas yang diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan khususnya dari Belarus.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Kita juga mengharapkan kerjasama kedepan selain antar parlemen tetapi bisa juga kita melaksanakan kerjasama di bidang pariwisata, pendidikan, social matters," jelas Vanda seperti diberitakan dpr.go.id, Rabu (9/8/2023).

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Dalam pertemuan tersebut, Delegasi Parlemen Belarus, Valery Mitskevich menyampaikan pihaknya menerapkan kebijakan politik pintu terbuka atau open door policy secara konsisten. Saat ini, pemerintah Belarusia telah memberlakukan bebas visa selama 30 hari bagi 70 warga negara, termasuk Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Selain people to people contact, Delegasi Parlemen Belarus juga berharap ada peningkatan kerja sama perdagangan dan ekonomi yang lebih komprehensif dengan negara-negara Asean.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BKSAP RI Belarus AIPA 2023 DPR