Gedung Putih Kecam Robert Kennedy Jr atas Tuduhan Konspirasi COVID

Yati Maulana | Kamis, 20/07/2023 11:01 WIB


Gedung Putih Kecam Robert Kennedy Jr atas Tuduhan Konspirasi COVID Kandidat presiden dari Partai Demokrat Robert F. Kennedy Jr. berbicara di St. Anselm College di Manchester. Foto: Reuters

JAKARTA - Kepala juru bicara Presiden AS Joe Biden dengan tajam mengkritik lawan presiden dari Partai Demokrat Robert F. Kennedy Jr. karena menuduh dalam video yang dirilis baru-baru ini bahwa COVID-19 ditargetkan untuk menyerang orang Kaukasia dan orang kulit hitam serta bahwa orang Yahudi dan China paling imun.

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre bergabung dengan paduan suara kemarahan Demokrat atas komentar dari putra Senator Robert F. Kennedy yang berusia 69 tahun, seorang anggota dinasti politik Kennedy yang dibunuh saat mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Demokrat di 1968.

Robert F. Kennedy Jr. adalah kandidat untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2024, menempatkannya langsung dalam persaingan dengan Biden, yang sedang mencari masa jabatan empat tahun kedua. Kennedy sangat sulit untuk nominasi ini, dengan rata-rata jajak pendapat dari situs web data pemilu FiveThirtyEight menunjukkan bahwa sekitar 15% Demokrat mendukungnya.

"Pernyataan bahwa COVID direkayasa secara genetik untuk menyelamatkan orang Yahudi dan China sangat ofensif, dan sangat berbahaya. Setiap aspek dari komentar ini mencerminkan beberapa teori konspirasi antisemit yang paling menjijikkan sepanjang sejarah dan berkontribusi pada kebangkitan antisemitisme yang berbahaya saat ini," Jean- kata Pierre.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

The New York Post pada hari Sabtu menerbitkan sebuah video yang memperlihatkan Kennedy berbicara saat makan malam di Manhattan. Dalam video tersebut, sang kandidat mengatakan "COVID-19 menyerang ras tertentu secara tidak proporsional."

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Covid-19 ditargetkan menyerang orang bule dan kulit hitam. Orang yang paling kebal adalah Yahudi Ashkenazi dan China," ujarnya dalam video tersebut seraya menambahkan belum diketahui apakah virus itu sengaja disasar atau tidak.

Kennedy mengatakan pada hari Minggu di Twitter daripada "sindiran oleh @nypost dan lainnya bahwa, sebagai hasil dari saya mengutip makalah peer-review tentang senjata biologis, saya entah bagaimana antisemit, adalah pemalsuan yang menjijikkan."

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Robert Kennedy GedungbPutih Konspirasi Covid