AS Buka Penyelidikan Khusus terhadap Kasus Kecelakaan Fatal Tesla

Yati Maulana | Rabu, 19/07/2023 14:02 WIB


AS Buka Penyelidikan Khusus terhadap Kasus Kecelakaan Fatal Tesla Kendaraan Tesla Model 3 ditampilkan untuk dijual di fasilitas Tesla di Long Beach, California, AS, 22 Mei 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mengatakan bahwa pihaknya membuka penyelidikan kecelakaan khusus baru atas kecelakaan fatal di California yang melibatkan Tesla Model 3 2018 di mana sistem bantuan pengemudi canggih diduga telah digunakan.

Sejak 2016, NHTSA telah membuka lebih dari tiga lusin investigasi kecelakaan khusus Tesla dalam kasus di mana sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut seperti Autopilot diduga digunakan, dengan 20 kematian akibat kecelakaan dilaporkan.

Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ini adalah investigasi kecelakaan khusus baru pertama yang dibuka sejak Maret. Dalam kasus itu, NHTSA mengatakan sedang membuka penyelidikan khusus baru atas kecelakaan fatal Februari di California yang melibatkan Tesla (TSLA.O) Model S, di mana sistem bantuan pengemudi canggih diduga telah digunakan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Badan tersebut sedang menyelidiki kecelakaan Tesla model tahun 2014 yang melibatkan truk pemadam kebakaran di Contra Costa County, California. Departemen pemadam kebakaran mengatakan Tesla menabrak salah satu truk pemadam kebakaran dan pengemudi Tesla dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pada bulan Desember, NHTSA mengatakan telah membuka dua penyelidikan khusus baru terhadap kecelakaan yang melibatkan kendaraan Tesla di mana sistem bantuan pengemudi canggih diduga telah digunakan.

NHTSA biasanya membuka lebih dari 100 investigasi kecelakaan khusus setiap tahun ke dalam teknologi baru dan potensi masalah keamanan mobil lainnya yang, misalnya, sebelumnya telah membantu mengembangkan aturan keselamatan pada kantong udara.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Pada bulan Juni, agen federal meningkatkan ke analisis teknik penyelidikan cacatnya menjadi 830.000 kendaraan Tesla dengan sistem bantuan pengemudi Autopilot dan melibatkan tabrakan dengan kendaraan darurat yang diparkir termasuk truk pemadam kebakaran. Langkah itu diperlukan sebelum agensi dapat menuntut penarikan kembali.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mobil Listrik Tesla Diselidiki Kecelakaan Fatal