Aliansi Oposisi Tegaskan Tetap Dukung Pita dalam Pemilihan Kedua PM Thailand

Yati Maulana | Selasa, 18/07/2023 14:02 WIB


Aliansi Oposisi Tegaskan Tetap Dukung Pita dalam Pemilihan Kedua PM Thailand Pemimpin Partai Move Forward Pita Limjaroenrat menyapa para pendukungnya di Bangkok, Thailand, 9 Juli 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Aliansi delapan partai yang berusaha untuk membentuk pemerintahan berikutnya Thailand pada Senin menegaskan kembali dukungannya untuk Pita Limjaroenrat untuk menjadi perdana menteri, kata Pita pada Senin, meskipun kalah pekan lalu dalam pemungutan suara parlemen.

Pita, pemimpin Partai Move Forward, gagal dalam upaya awalnya untuk memenangkan dukungan yang diperlukan lebih dari setengah majelis rendah gabungan dan majelis tinggi atau Senat yang ditunjuk militer.

Legislatif akan mengadakan pemungutan suara lagi pada hari Rabu.

Usai rapat dengan aliansi, Pita mengaku yakin Senat tidak bisa menghalangi pencalonannya kembali sebagai PM.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Namun, dia menambahkan bahwa jika dia tidak dapat memperoleh lebih banyak suara dari Senat dalam upaya keduanya, dia akan membiarkan partai sekutu Pheu Thai "mengambil tindakan".

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pada akhir pekan, dia mengangkat prospek sekutu politik yang memimpin pemerintahan baru jika dia gagal menjadi perdana menteri.

Pheu Thai memenangkan bagian suara terbesar kedua dalam pemilihan 14 Mei.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Hanya 13 senator yang mendukung Pita yang berusia 42 tahun dalam pemungutan suara pekan lalu, dengan sisanya memilih menentangnya atau abstain, yang menurut partainya mengindikasikan beberapa bertindak di bawah tekanan.

Pita, seorang liberal dari sektor swasta, telah memenangkan dukungan pemuda yang besar atas rencananya untuk mengguncang politik dan membawa reformasi ke sektor dan institusi yang telah lama dianggap tak tersentuh.

Itu termasuk undang-undang yang melarang penghinaan terhadap monarki - sejauh ini kebijakan paling kontroversial dari Move Forward dan hambatan besar dalam upayanya untuk membujuk legislator untuk mendukung Pita.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemilu Thailand Persaingan Sengit Oposisi Petahana