Korea Selatan Minta China Berperan dalam Melawan Ancaman Korea Utara

Yati Maulana | Sabtu, 15/07/2023 19:05 WIB


Korea Selatan Minta China Berperan dalam Melawan Ancaman Korea Utara Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin menyampaikan pidatonya saat pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Jakarta, Indonesia pada 13 Juli 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin pada hari Jumat meminta China untuk memainkan "peran konstruktif" dalam mengekang ancaman Korea Utara, setelah Pyongyang meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) minggu ini.

Pernyataan tersebut dibuat selama pertemuan dengan diplomat top China Wang Yi di sela-sela pertemuan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Jakarta, di mana Park “mengecam keras” peluncuran ICBM Korea Utara.

Merupakan kepentingan bersama Seoul dan Beijing bagi Korea Utara untuk menghentikan provokasi dan kembali berdialog, kata kantornya.

"Menteri Park menekankan bahwa lebih penting dari sebelumnya bagi pihak China untuk memainkan peran konstruktif bagi perdamaian dan stabilitas semenanjung Korea," kata kementerian luar negeri Seoul dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Selama beberapa tahun, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa terpecah mengenai cara menangani Pyongyang.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

China dan Rusia mengatakan bahwa lebih banyak sanksi tidak akan membantu meredakan ketegangan, sementara Washington menuduh Beijing dan Moskow memberanikan Korea Utara dengan melindunginya dari lebih banyak sanksi.

Hubungan antara Korea Selatan dan China juga memburuk sejak duta besar China bulan lalu memperingatkan Korea Selatan agar tidak membuat taruhan yang salah terkait persaingan China-AS.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol telah membuat marah China pada bulan April dengan mengatakan masalah Taiwan bukan hanya masalah antara China dan Taiwan yang diperintah secara demokratis, tetapi masalah "global" yang serupa dengan Korea Utara. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

"Masalah Taiwan adalah inti dari kepentingan inti China, dan menyangkut landasan politik dan keyakinan dasar hubungan China-Korea Selatan," kata Wang kepada Park pada pertemuan ASEAN, menurut pembacaan kementerian luar negeri China pada hari Sabtu.

"Diharapkan pihak Korea Selatan akan mematuhi prinsip satu-China dan menanganinya dengan hati-hati dan benar."

China bersedia bekerja sama dengan Korea Selatan untuk membangun kembali rasa saling percaya dan mendorong kemitraan strategis mereka kembali ke jalur yang sehat, kata Wang.

Kedua belah pihak juga bertukar pandangan tentang situasi di Semenanjung Korea dan masalah internasional dan regional lainnya, kata kementerian luar negeri China, tanpa memberikan rincian.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korea Selatan China Ancaman Korut