Menyusul Para Menteri, PM Slovakia Mengundurkan Diri

Yati Maulana | Senin, 08/05/2023 07:05 WIB


Menyusul Para Menteri, PM Slovakia Mengundurkan Diri Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger bertemu dengan Presiden Zuzana Caputova di Istana Kepresidenan di Bratislava, Slovakia, 7 Mei 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger mengatakan pada hari Minggu bahwa dia telah meminta presiden untuk membebaskannya dari tugasnya. Dia menyusul pengunduran diri para menteri melemahkan kabinetnya yang bertugas dalam kapasitas sementara sebelum pemilihan pada bulan September.

Heger dijadwalkan bertemu dengan Presiden Zuzana Caputova, yang memiliki kekuasaan untuk menunjuk perdana menteri sementara yang baru, Minggu malam.

Heger telah menghadapi seruan oposisi untuk memberi jalan bagi pemerintahan teknokrat untuk memimpin negara Eropa tengah sampai pemilihan awal berlangsung pada bulan September.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa masyarakat menyukai partai oposisi terbesar, yang dipimpin oleh mantan perdana menteri Robert Fico dan menentang peningkatan bantuan militer ke negara tetangga Ukraina.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Perselisihan telah melumpuhkan politik di NATO dan anggota Uni Eropa yang telah menjadi pendukung kuat Kyiv sejak invasi Rusia. Upayanya untuk mengurangi dampak biaya energi yang tinggi dan inflasi terhadap penduduknya juga telah memicu ketegangan politik.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Heger mengatakan pada hari Minggu bahwa dia tidak ingin krisis politik berlarut-larut.

"Saya memutuskan untuk meminta presiden untuk menghapus otoritas saya dan meninggalkan ruang presiden untuk mencoba dengan pemerintah teknokrat untuk memimpin Slovakia secara stabil dan damai ke pemilihan parlemen yang demokratis," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Koalisi yang berkuasa, yang dipimpin oleh Heger, kehilangan mayoritasnya pada September tahun lalu ketika partai SaS libertarian mundur dan kemudian menuduh pemerintah tidak berbuat banyak untuk membantu orang-orang dengan biaya energi yang tahun lalu mencapai rekor tertinggi di Eropa.

Heger kehilangan mosi tidak percaya pada Desember tahun lalu dan pada Januari dia setuju untuk pemilihan awal sebagai solusi terbaik, meninggalkannya dalam peran sementara.

Beberapa menteri telah meninggalkan pemerintahan, dengan berbagai alasan. Baru-baru ini, menteri pertanian mengundurkan diri minggu ini menyusul skandal subsidi untuk perusahaan miliknya. Dia membantah melakukan kesalahan.

Pada hari Jumat, menteri luar negeri mengajukan pengunduran dirinya.

Tidak pasti apakah Caputova akan menunjuk perdana menteri baru pada hari Minggu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PM Slovakia Mengundurkan Diri Krisis