Ferrari Berharap Sanksi kepada Carlos Sainz Dicabut

Ariyan Rastya | Sabtu, 08/04/2023 06:02 WIB


Keputusan tersebut juga membuat Ferrari kehilangan poin dari GP tersebut karena rekan setim Sainz, Charles Leclerc, tersingkir di lap pembuka. Mobil balap Ferrari. Foto: autosport

JAKARTA - Tim Ferrari berharap sanksi penalti waktu yang dijatuhkan kepada pebalap Carlos Sainz dicabut. Sainz menabrak Fernando Alonso (Aston Martin) di Grand Prix Australia.

Kepala Tim Ferrari Frederic Vasseur dikutip dari AFP, Jumat (7/4), mengatakan penalti lima detik itu sangat memengaruhi kondisi Sainz hingga merosot ke urutan 12 dari urutan empat di Australia.

Keputusan tersebut juga membuat Ferrari kehilangan poin dari GP tersebut karena rekan setim Sainz, Charles Leclerc, tersingkir di lap pembuka.

"Dia (Sainz) sangat terpukul. Kami menyampaikan petisi untuk meninjau kembali kasus tersebut. Kami telah mengirimkannya ke FIA," kata Vasseur.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Sainz mendapat sanksi setelah memotong Alonso dan sempat membuatnya berputar saat mereka berdesak-desakan meraih posisi. Penalti itu pun menjadi keuntungan bagi Alonso yang menyelesaikan balapan di posisi ketiga.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ferrari Sanksi Grand Prix Australia Formula 1