Kepala WHO Tegaskan: Menemukan Asal-usul COVID-19 Adalah Kewajiban Moral

Yati Maulana | Senin, 13/03/2023 14:05 WIB


Kepala WHO Tegaskan: Menemukan Asal-usul COVID-19 Adalah Kewajiban Moral Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia WHO di Jenewa, Swiss, 24 Mei 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Menemukan asal-usul COVID-19 adalah keharusan moral dan semua hipotesis harus dieksplorasi, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia, dalam indikasi paling jelas bahwa badan PBB tetap berkomitmen untuk menemukan bagaimana virus itu muncul.

Sebuah lembaga AS dilaporkan oleh Wall Street Journal telah menilai pandemi tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kebocoran laboratorium China yang tidak disengaja, meningkatkan tekanan pada WHO untuk memberikan jawaban. Beijing menyangkal penilaian yang akan segera dipublikasikan setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan suara minggu ini untuk mendeklasifikasikannya.

"Memahami asal-usul #COVID19 dan mengeksplorasi semua hipotesis tetap: keharusan ilmiah, untuk membantu kita mencegah wabah di masa depan (dan) keharusan moral, demi jutaan orang yang meninggal dan mereka yang hidup dengan #LongCOVID," Tedros Adhanom Ghebreyesus kata di Twitter pada Sabtu malam.

Dia menulis untuk menandai tiga tahun sejak WHO pertama kali menggunakan kata "pandemi" untuk menggambarkan wabah global COVID-19.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Aktivis, politisi, dan akademisi mengatakan dalam surat terbuka akhir pekan ini bahwa fokus peringatan itu harus pada pencegahan terulangnya peluncuran vaksin COVID-19 yang tidak merata, dengan mengatakan hal ini menyebabkan setidaknya 1,3 juta kematian yang dapat dicegah.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pada tahun 2021, tim yang dipimpin WHO menghabiskan waktu berminggu-minggu di dalam dan sekitar Wuhan, China di mana kasus manusia pertama dilaporkan dan dikatakan dalam laporan bersama bahwa virus tersebut mungkin telah ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut. China mengatakan tidak diperlukan lagi kunjungan.

Sejak itu, WHO telah membentuk kelompok penasehat ilmiah tentang patogen berbahaya tetapi belum mencapai kesimpulan tentang bagaimana pandemi dimulai, dengan mengatakan bahwa data kunci hilang.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
WHO Asal Usul Covid Kewajiban Moral