Arkeolog Temukan Rempah-rempah Berusia 500 Tahun di Kapal Karam Baltik

Yati Maulana | Senin, 13/03/2023 02:02 WIB


Arkeolog Temukan Rempah-rempah Berusia 500 Tahun di Kapal Karam Baltik Peneliti Brendan Foley mengangkat toples berisi kunyit yang diawetkan dalam air di laboratoriumnya di Universitas Lund, Denmark, 2 Maret 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Para arkeolog mengatakan mereka menemukan tempat penyimpanan rempah-rempah yang "unik", dari untaian kunyit hingga biji merica dan jahe, di bangkai kapal kerajaan yang tenggelam di lepas pantai Baltik Swedia lebih dari 500 tahun yang lalu.

Bangkai kapal Gribshund, milik Raja Hans dari Denmark dan Norwegia, tenggelam di lepas pantai Ronneby sejak 1495 ketika diperkirakan telah terbakar dan tenggelam saat raja menghadiri pertemuan politik di darat di Swedia.

Ditemukan kembali oleh penyelam olahraga pada tahun 1960-an, penggalian kapal secara sporadis telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Penyelaman sebelumnya menemukan barang-barang besar seperti boneka dan kayu. Sekarang penggalian yang dipimpin oleh Brendan Foley, seorang ilmuwan arkeologi di Universitas Lund, telah menemukan rempah-rempah yang terkubur di lumpur kapal.

"Baltik itu aneh - oksigennya rendah, suhunya rendah, salinitasnya rendah, begitu banyak benda organik yang terawetkan dengan baik di Baltik di mana mereka tidak akan terawetkan dengan baik di tempat lain di sistem samudra dunia," kata Foley. "Tapi menemukan rempah-rempah seperti ini cukup luar biasa."

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Rempah-rempah akan menjadi simbol status tinggi, karena hanya orang kaya yang mampu membeli barang-barang seperti kunyit atau cengkeh yang diimpor dari luar Eropa. Mereka akan bepergian dengan Raja Hans saat dia menghadiri pertemuan di Swedia.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Peneliti Universitas Lund Mikael Larsson, yang telah mempelajari temuan tersebut, mengatakan: "Ini adalah satu-satunya konteks arkeologi di mana kami menemukan kunyit. Jadi sangat unik dan sangat istimewa."

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arkeolog Kapal Karam Laut Baltik