China Mencemooh Klaim FBI bahwa Lab Wuhan Bocor Penyebab COVID

Yati Maulana | Kamis, 02/03/2023 14:02 WIB


China Mencemooh Klaim FBI bahwa Lab Wuhan Bocor Penyebab COVID Direktur Biro Investigasi Federal Christopher Wray di Capitol Hill di Washington, AS, 15 November 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - FBI menilai bahwa kebocoran dari laboratorium di kota Wuhan di China tengah kemungkinan besar menyebabkan pandemi COVID, kata direktur Christopher Wray pada hari Selasa, klaim yang menurut China "tidak memiliki kredibilitas apa pun".

"FBI sudah cukup lama menilai bahwa asal-usul pandemi kemungkinan besar merupakan potensi insiden laboratorium di Wuhan," kata Wray kepada Fox News.

Komentarnya mengikuti laporan Wall Street Journal pada hari Minggu bahwa Departemen Energi AS menilai dengan rendah keyakinan bahwa pandemi dihasilkan dari kebocoran laboratorium yang tidak disengaja di China.

Empat lembaga lainnya, bersama dengan panel intelijen nasional, masih menilai bahwa pandemi kemungkinan besar merupakan hasil dari transmisi alami, dan dua lainnya belum diputuskan, lapor Journal.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah AS belum mencapai kesimpulan dan konsensus pasti tentang asal mula pandemi.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

China mengecam komentar Wray pada hari Rabu, dengan mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menentang segala bentuk "manipulasi politik" atas fakta.

"Berdasarkan rekam jejak penipuan dan penipuan komunitas intelijen AS yang buruk, kesimpulan yang mereka buat tidak memiliki kredibilitas sama sekali," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada wartawan di Beijing.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Kami mendesak pihak AS untuk menghormati sains dan fakta."

Wray mengatakan dia tidak dapat membagikan banyak detail penilaian agensi karena bersifat rahasia.

Dia menuduh pemerintah China "melakukan yang terbaik untuk mencoba menggagalkan dan mengaburkan" upaya Amerika Serikat dan lainnya untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usul pandemi.

Virus ini pertama kali diidentifikasi di Wuhan pada Desember 2019 sebelum menyebar ke seluruh dunia dan membunuh hampir 7 juta orang.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika China Asal Usul Covid