
Anggota Garda Nasional berdiri di luar penjara keamanan tinggi Altiplano tempat pemimpin geng narkoba Meksiko Ovidio Guzman dipenjara di Almoloya de Juarez, Meksiko 7 Januari 2023. Foto: Reuters
JAKARTA - Amerika Serikat meminta pemerintah Meksiko untuk mengekstradisi Ovidio Guzman, putra bos narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman yang dipenjara, sehingga ia dapat menghadapi tuntutan pidana di pengadilan AS, kata dua sumber pemerintah Meksiko kepada Reuters, Senin.
Pasukan keamanan Meksiko menangkap Guzman yang lebih muda, yang dicari atas tuduhan perdagangan narkoba, pada Januari setelah baku tembak sengit di dekat kota Culiacan, di negara bagian Sinaloa utara, pangkalan lama kerajaan penyelundupan narkoba ayahnya yang masih kuat.
Penangkapan Januari memicu gelombang kekerasan, menyebabkan puluhan orang tewas.
"El Chapo" naik ke tampuk kekuasaan sebagai kepala Kartel Sinaloa, sebelum dia diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2017.
Tentara menahan Ovidio pada tahun 2019 tetapi dia segera dibebaskan karena penangkapannya memicu masuknya orang-orang bersenjata dalam jumlah besar ke Culiacan.
Operasi yang gagal pada saat itu merupakan hal yang memalukan secara politik bagi Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.
Pada tahun 2021, Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah $5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau hukuman Ovidio.
Ovidio telah didakwa di AS dengan konspirasi untuk memperdagangkan kokain, metamfetamin, dan mariyuana ke negara tersebut.
Jum'at, 10/04/2026