Tesla Mengubah Harga di Amerika untuk Keempat Kalinya dalam Dua Bulan

Yati Maulana | Rabu, 15/02/2023 17:05 WIB


Tesla Mengubah Harga di Amerika untuk Keempat Kalinya dalam Dua Bulan Tesla menarik ratusan ribu kendaraannya karena bermasalah pada sabuk pengaman. Foto: Reuters

JAKARTA - Tesla (TSLA.O) telah mengubah harga untuk satu versi dari masing-masing sedan Model 3 dan crossover Model Y, penyesuaian harga keempat oleh pembuat kendaraan listrik sejak awal tahun.

Tesla menaikkan harga persilangan kinerja Model Y sebesar $1.000 menjadi $58.990, situs webnya menunjukkan. Perubahan itu memotong harga sedan Model 3 penggerak roda belakang, model termurahnya, sebesar $500 menjadi $42.990, situs web menunjukkan.

Kedua kendaraan memenuhi syarat untuk $7.500 dalam kredit pajak federal.

Tesla meluncurkan pemotongan harga besar-besaran pada bulan Januari di seluruh jajarannya dan di semua pasar utamanya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Perusahaan telah menyesuaikan harga secara online sejak dengan irama yang tidak biasa dalam industri di mana tolok ukurnya masih digambarkan sebagai "harga stiker" di jendela kendaraan dalam inventaris.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Setelah perubahan baru-baru ini, versi performa Model Y, yang memiliki top speed lebih tinggi dan suspensi lebih rendah, masih sekitar 16% lebih murah dibandingkan awal Januari untuk pelanggan AS.

Model penggerak roda belakang 3 sekitar 9% lebih murah.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Harga untuk dua versi Model 3 dan Model Y lainnya yang dijual di Amerika Serikat tidak berubah pada hari Selasa.

Tesla menaikkan harga Model Y Long Range awal bulan ini di pasar AS setelah pemerintah menaikkan batas atas harga kendaraan listrik crossover yang memenuhi syarat untuk insentif pajak penghasilan.

Kepala Eksekutif Elon Musk mengatakan bulan lalu bahwa pesanan kendaraan kira-kira dua kali lipat dari output perusahaan pada Januari setelah putaran pertama pemotongan harga.

Musk mengatakan permintaan yang kuat telah mendorong perusahaan untuk melakukan kenaikan harga kecil pertama ke Model Y dan bahwa perusahaan akan fokus pada harga untuk mendorong permintaan dengan ekonomi menuju apa yang dia yakini akan menjadi resesi.

Pemotongan harga Tesla yang dalam pada bulan Januari memicu protes di China dari pembeli Tesla yang telah membeli lebih awal dan melewatkan penghematan.

Beberapa pemilik Tesla di Amerika Serikat sempat mengeluhkan pemotongan harga yang juga mengikis nilai jual kembali kendaraan mereka.

Pemotongan harga Tesla tahun ini terjadi setelah hampir dua tahun ketika mendorong harga lebih tinggi dan tidak dapat memenuhi permintaan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mobil Listrik Harga Tesla Inflasi Amerika