Bantah Stafnya Kurang, Elon Musk Sebut Twitter Miliki Sekitar 2.300 Karyawan

| Senin, 23/01/2023 01:01 WIB


Bantah Stafnya Kurang, Elon Musk Sebut Twitter Miliki Sekitar 2.300 Karyawan Ilustrasi foto Elon Musk dan logo Twitter terlihat melalui kaca pembesar, 4 November 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Twitter Inc memiliki sekitar 2.300 karyawan aktif, kata Elon Musk dalam sebuah Tweet pada hari Sabtu.

CNBC pada hari Jumat melaporkan bahwa jumlah karyawan penuh waktu Twitter telah berkurang menjadi sekitar 1.300 karyawan aktif yang bekerja, termasuk kurang dari 550 insinyur penuh waktu berdasarkan jabatan.

Sekitar 75 dari 1.300 karyawan perusahaan cuti termasuk sekitar 40 insinyur, kata CNBC, mengutip catatan internal.

"Catatan itu salah. Ada sekitar 2.300 karyawan yang aktif dan bekerja di Twitter," tweet miliarder Musk menanggapi tweet yang mengutip CNBC.

Baca juga :
Mendes Yandri dan Kepala BRIN Akan Implementasikan Hasil Riset ke Tingkat Desa

"Masih ada ratusan karyawan yang mengerjakan kepercayaan & keselamatan, bersama beberapa ribu kontraktor," tambah Musk.

Baca juga :
Satu Prajurit UNIFIL Kembali Tewas dalam Serangan Mortir di Lebanon Selatan

Musk mengambil alih Twitter pada bulan Oktober dan dengan cepat melakukan sejumlah perubahan produk dan organisasi. Perusahaan meluncurkan tanda centang Biru yang diverifikasi Twitter sebagai layanan berbayar dan juga memberhentikan sekitar 50 persen staf.

Baca juga :
Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar Tahun Ini
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Elon Musk Beli Twitter PHK Pecat Pimpinan