Kanye West akan Beli Aplikasi Media Sosial Parler

Yati Maulana | Senin, 17/10/2022 21:01 WIB


Kanye West akan Beli Aplikasi Media Sosial Parler Aplikasi media sosial Parler. Foto: Reuters

JAKARTA - Rapper Amerika Kanye West, yang sekarang bernama Ye, mengusulkan untuk membeli Parler, platform media sosial yang populer di kalangan konservatif AS, kata induk perusahaan Parlement Technologies, Senin.

Parler yang berbasis di Nashville, yang memiliki aset sekitar $56 juta hingga saat ini, mengatakan pihaknya memperkirakan kesepakatan akan selesai pada kuartal keempat 2022. Tapi pernyataan itu tidak menyebutkan nilai kesepakatannya.

Kesepakatan tersbeut muncul saat Parler diluncurkan pada 2018 dan menata dirinya sebagai ruang kebebasan berbicara bagi mereka yang mencari alternatif untuk platform seperti Twitter Inc. Parler telah tersedia di toko aplikasi Google dan Apple Inc setelah dihapus saat kerusuhan capitol AS pada 6 Januari. 2021.

Ye, yang juga seorang perancang busana, dalam beberapa minggu terakhir telah memutuskan kemitraannya dengan industri pakaian Gap Inc (GPS.N). Sementara pembuat barang olahraga Jerman Adidas (ADSGn.DE) meninjau kemitraan bisnisnya dengan rapper tersebut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Rapper ini juga memiliki masalah dengan platform media sosial utama, yang beberapa kali dibatasi.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Baru-baru ini, West diblokir dari Instagram oleh induk perusahaan Facebook Meta Platforms (META.O) karena mengunggah postingan yang dikutuk pengguna online sebagai anti-Semit. Dia kemudian pindah ke Twitter, memposting untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

"Di dunia di mana opini konservatif dianggap kontroversial, kami harus memastikan bahwa kami memiliki hak untuk mengekspresikan diri secara bebas," kata Ye dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Ye tampaknya telah bergabung dengan Parler pada hari Senin dan memiliki sekitar 91 pengikut pada saat pengumuman.

Rapper Amerika ini telah mengumumkan pada tahun 2020 bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai Presiden AS dalam sebuah tantangan nyata terhadap mantan Presiden AS Donald Trump, tetapi kemudian mundur.

Parler juga telah mengumpulkan daya tarik dari para pendukung Trump. Bulan lalu Parler membuat perusahaan induk baru, Parlement Technologies Inc sebagai bagian dari perbaikan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kenya West Media Sosial Parler