Gus Menteri: SDGs Desa Perluas Peran Desa dalam Pembangunan Berkelanjutan

Budi Wiryawan | Kamis, 13/10/2022 21:38 WIB


Semangat daulat data desa hingga saat ini menghasilkan kompilasi data rinci 98.668.871 warga, 29.317.548 keluarga, dan 358.631 rukun tetangga, di 62.395 desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar saat di Universitas Khairun. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

TERNATE - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyatakan, SDGs Desa memperluas peran desa dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan peran besar desa dalam mewujudkan Indonesia maju.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar memaparkan peran penting SDGs Desa saat memberikan kuliah umum di Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, Kamis (13/10/2023).

Demokratisasi data SDGs Desa, lanjut dia, ditunjukkan mulai dari data dari desa, yaitu informasi dikumpulkan dari pemerintah desa, rukun tetangga, keluarga, hingga warga desa.

Guna mewujudkan data oleh desa ini maka dilakukan pembentukan Pokja Relawan Pendataan Desa, yaitu para pendata dari warga di rukun tetangga yang sama.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Semangat daulat data desa hingga saat ini menghasilkan kompilasi data rinci 98.668.871 warga, 29.317.548 keluarga, dan 358.631 rukun tetangga, di 62.395 desa," kata Gus Halim.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Saat ini, data desa berbasis SDGs Desa menginformasikan kebutuhan atau demand pekerjaan formal berlaku bagi 3.039.192 warga desa.

Untuk menumbuhkan ekonomi desa secara berkelanjutan, SDGs Desa juga menunjukkan kebutuhan pelatihan kerja bagi 2.295.148 angkatan kerja baru dari desa.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

SDGs Desa ditetapkan dalam Permendes PDTT Nomor 21/2020 yang menjadi arah kebijakan pembangunan desa sampai 2030.

Sesuai regulasi tersebut, tahapan pembangunan desa dimulai dari pendataan, perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Secara khusus, regulasi tersebut memastikan daulat desa atas datanya sendiri.

"Keterlibatan kampus akan memudahkan desa mencapai tujuan-tujuan SDGs Desa. Salah satunya lewat SDGs Desa Center di sejumlah kampus termasuk di Universitas Khairun," ungkap Gus Halim.

SDGs Desa Center, kata dia, semakin menegaskan peran kampus dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa semakin luas.

Perluasan keterlibatan kampus dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mencapai tujuan SDGs Desa dilakukan dengan menguatkan partisipasi akademisi.

Dalam kesempatan ini, Gus Halim bersama Rektor Universitas Khairun Ridwan Ajam meresmikan SDGs Desa Center yang ditandai dengan pemukulan alat musik Tifa.

Turut hadir, Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid, Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Dirjen PDP Sugito, Dirjen PPDT Eko Sri Haryanto, Plt Dirjen PPKTrans Rajumber Prihatin dan pejabat tinggi madya di lingkungan Kemendes PDTT.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kemendes PDTT Gus Halim SDGs Desa Data Desa