Graham Potter Minta Maaf Kepada Suporter Mantan Klubnya

Akhyar Zein | Senin, 12/09/2022 10:15 WIB


Graham Potter Minta Maaf Kepada Suporter Mantan Klubnya Graham Potter meminta maaf kepada pendukung klub di kota London tersebut karena harus meninggalkan klub lamanya (foto: football365.com)

JAKARTA -Harus meninggalkan klub Brighton & Hove Albion  secara tiba-tiba,  manajer baru Chelsea Graham Potter meminta maaf kepada pendukung klub di kota London tersebut.

Chelsea menunjuk Potter menjadi manajer hanya satu hari setelah The Blues memecat Thomas Tuchel.

Manajer asal Inggris itu sukses memoles Brighton menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam Liga Inggris sampai musim lalu finis urutan kesembilan.

"Saya mungkin tak bisa membujuk Anda semua agar memaafkan kepergian saya, namun paling tidak saya ingin mengambil kesempatan guna mengucapkan terima kasih," kata Potter dalam surat terbuka yang dimuat laman Brighton, Minggu waktu setempat.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Saya harap kalian mau mengerti bahwa pada tahap karir ini, saya merasa harus mengambil kesempatan baru ini," sambung Potter yang terakhir memimpin Brighton mengalahkan Leicester City 5-2.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

"Sudah begitu banyak hal positif yang terjadi pada klub ini," kata Potter, masih dalam surat terbuka itu.

"Meninggalkan tempat latihan untuk terakhir kali adalah momen mengharukan. Kepada penerus saya, siapa pun dia, saya harus mengatakan, selamat."

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

"Anda akan bekerja untuk klub hebat dengan skuad yang fantastis yang didukung oleh ketua dan direksi yang juga hebat," pungkas Potter.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Chelsea Graham Potter Brighton meminta maaf