
Suasana Pembukaan Porda dan Peparda Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis malam (1/9). Foto: rilis/KONI
JAKARTA - Pekan Olahraga Daerah (Porda) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III 2022 resmi dibuka oleh wakil gubernur Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, pada hari Kamis malam (1/9) di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman.
Pesta Olahraga dua tahunan ini diikuti empat kabupaten dan satu kotamadya, sekitar 3.649 atlet dari berbagai daerah seperti Kab. Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Yogyakarta akan berlaga pada 44 cabang olahraga.
Porda Yogyakarta kali ini digelar selama sembilan hari mulai dari tanggal 1 hingga 9 September 2022.
Tak lupa, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Letjen TNI Purn Marciano Norman hadir pada acara yang bertemakan ‘Nyawiji Yoso Prestasi’ tersebut.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengapresiasi penyelenggaraan Porda XVI 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman dan juga di daerah-daerah lainnya, setelah beberapa tahun absen akibat situasi sulit pandemi Covid-19,” kata Marciano dalam sambutannya.
Selain itu, Marciano juga mengungkapkan jika adanya Pekan Olahraga Daerah ini sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaring atlet-atlet terbaik di Indonesia, yang nantinya akan pentas di kejuaraan-kejuaraan internasional.
“Dari Porda, kita menjaring atlet-atlet terbaik Indonesia yang ada di daerah. Ini juga momentum untuk melihat hasil pembinaan KONI Kabupaten/Kota secara objektif. Nantinya, kita perlu evaluasi untuk semakin baik dan mengerucut guna melahirkan atlet-atlet juara, khususnya pada cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Olimpiade,” lanjutnya dalam rilis dari KONI.
Porda XVI dan Peparda III DIY 2022 resmi dibuka oleh wakil gubernur Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X. Ia memiliki pandangan serupa dengan Ketum KONI Pusat terkait peran multievent tingkat provinsi itu.
Menurutnya, multievent rutin yang diselenggarakan itu bertujuan sebagai barometer keberhasilan daerah dalam aspek pembinaan olahraga.
Di sisi lain, Wagub DIY juga berpesan kepada atlet untuk menjaga sportivitas pada saat bertanding. “Sportivitas adalah roh dalam olahraga,” ujarnya sambil mengingatkan untuk tetap menjaga nama baik Kabupaten /kota yang diwakili para atlet.
Jum'at, 10/04/2026