Google Pecat Insinyur Perangkat Lunak yang Klaim Chatbot AI Hidup

| Minggu, 24/07/2022 12:30 WIB


Google Pecat Insinyur Perangkat Lunak yang Klaim Chatbot AI Hidup Perusahaan Google (Foto: Mike Blake/Reuters)

JAKARTA - Google Alphabet Inc (GOOGL.O) mengatakan bahwa mereka telah memecat seorang insinyur perangkat lunak senior yang mengklaim bahwa chatbot kecerdasan buatan (AI) perusahaan LaMDA hidup dan berpikir layaknya manusia.

Google, yang menempatkan insinyur perangkat lunak Blake Lemoine cuti bulan lalu, mengatakan dia telah melanggar kebijakan perusahaan dan menemukan klaimnya di LaMDA "sepenuhnya tidak berdasar."

"Sangat disesalkan bahwa meskipun keterlibatan panjang pada topik ini, Blake masih memilih untuk terus-menerus melanggar kebijakan ketenagakerjaan dan keamanan data yang jelas yang mencakup kebutuhan untuk melindungi informasi produk," kata juru bicara Google dalam email kepada Reuters.

Tahun lalu, Google mengatakan bahwa LaMDA, Model Bahasa untuk Aplikasi Dialog - dibangun berdasarkan penelitian perusahaan yang menunjukkan model bahasa berbasis Transformer yang dilatih tentang dialog yang dapat belajar berbicara tentang apa saja.

Baca juga :
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui

Google dan banyak ilmuwan terkemuka dengan cepat mengabaikan pandangan Lemoine sebagai salah arah, dengan mengatakan LaMDA hanyalah algoritma kompleks yang dirancang untuk menghasilkan bahasa manusia yang meyakinkan.

Baca juga :
K3 MPR RI Kaji Pasal 33 UUD 1945, Dorong Ekonomi Berkeadilan

Pemecatan Lemoine pertama kali dilaporkan oleh Big Technology, sebuah buletin teknologi dan masyarakat.

Baca juga :
WHO Desak Negara Cabut Larangan Pembatasan Perjalanan Akibat WHO
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Google Alfabet Chatbot Kecerdasan Buatan