Tabrakan Tragis Transyogi, Lampu Merah CBD Jadi Biang Kerok?

| Selasa, 19/07/2022 03:04 WIB


Petisi cabut lampu merah penyebab tabrakan tragis Transyogi Kecelakaan maut di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (18/7/2022) sore.

Jakarta  - Tabrakan tragis yang terjadi di jalan Transyogi-Cileungsi, persisnya gerbang CBD, ditenggarai adanya pemasangan lampu merah. Dan oleh netizen dianggap sangat tidak tepat.  Sebab, lampu lalu lintas berada pada kontur jalanan yang menurun baik dari arah Jakarta atau Cileungsi.

Hal itu dikatakan akun bernama Umi N dalam petisi di Change.org, Senin (18/7).

Adapun petisi tersebut dibuat menyusul kecelakaan yang melibatkan truk Pertamina di jalur alternatif Cibubur, Bekasi Kota, Jawa Barat, sekitar 16.00 WIB tadi. Kecelakaan tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. 

"Dibuat lampu merah untuk keluar masuk kendaraan dari CBD, padahal kontur jalanan tersebut adalah turunan baik dari arah Jakarta maupun Cileungsi," tulis akun Umi N.

Baca juga :
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

Diketahui hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut telah ditandatangani belasan ribu orang yang mendukung.

Baca juga :
Sambut Hari Anak, Citilink Membuat Instalasi Interaktif di Terminal IC Bandara Soetta

Sementara pihak kepolisian menyebutkan imbas dari kecelakaan tersebut sementara ini, diketahui sebanyak 11 orang meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga :
Naniek Deyang Mundur, Lucy Usul DPR Bentuk Panja Tata Kelola MBG
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tabrakan Tragis Transyogi Cileungsi