Kondisi Shinzo Abe Kritis

Akhyar Zein | Jum'at, 08/07/2022 14:50 WIB


Kondisi Shinzo Abe Kritis Tersangka yang diidentifikasi sebagai Tetsuya Yamagami ditangkap saat mencoba melarikan diri (foto: pipanews.com)

JAKARTA - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe "dalam kondisi kritis" setelah ditembak, kata perdana menteri petahana pada hari Jumat.

Fumio Kishida mengatakan petugas kesehatan "bekerja sangat keras" untuk menangani situasi ini.

Abe, 67, sedang menyampaikan pidato di sebuah acara politik di sebuah jalan di kota barat Nara ketika dia "ditembak dari belakang" oleh seseorang yang kini telah ditangkap.

Insiden itu, yang disebut "menyedihkan" oleh juru bicara pemerintah, terjadi sekitar pukul 11:30 waktu setempat (0230GMT).

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

"Pejabat darurat mengatakan dia tampaknya tidak memiliki tanda-tanda kehidupan," menurut penyiar publik Jepang NHK.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Jepang akan mengadakan pemilihan senat pada hari Minggu dan Abe berkampanye untuk kandidat Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa.

Setidaknya dua tembakan terdengar sebelum Abe ambruk dan jatuh ke tanah. Dia berdarah dan pria bersenjata itu menembaknya dari belakang, kata saksi kepada NHK.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Dia "tidak sadar dan tidak responsif."

Penyerang telah diidentifikasi sebagai Tetsuya Yamagami, 41 tahun, penduduk kota Nara. Senapan yang digunakan dalam serangan itu telah disita.

Abe menjabat sebagai perdana menteri Jepang untuk waktu yang lama – pertama pada 2006 dan kemudian lagi dari 2012 hingga 2020.

Abe, yang saat itu berusia 52 tahun, terpilih sebagai kepala LDP pada 20 September 2006.

Dalam enam hari, ia naik menjadi perdana menteri ke-90 Jepang, yang memiliki ekonomi terbesar ketiga di dunia. Dia sudah memiliki pengalaman menjabat sebagai kepala sekretaris kabinet pemerintah dari 2005 hingga 2006.

Dia adalah perdana menteri termuda Jepang di era pascaperang, sebuah rekor yang masih bertahan.

Namun, kejutan pertama dalam karir politiknya datang ketika dia tiba-tiba mengundurkan diri karena penyakit radang usus besar yang parah pada tahun 2007. Dia baru menjabat selama satu tahun – September 2006 hingga September 2007.

Abe kembali berkuasa pada tahun 2012, pertama kali mengalahkan saingan partainya Shigeru Ishiba pada bulan September untuk merebut kembali kepemimpinan LDP, dan kemudian memimpin partai tersebut menjadi mayoritas pada bulan Desember itu.

Itu sekali lagi merupakan tonggak politik – mantan perdana menteri Jepang pertama yang kembali menjabat sejak Shigeru Yoshida pada tahun 1948.

Dia terpilih kembali pada pemilu 2014 dan 2017, dan mengundurkan diri pada 2020 karena masalah kesehatan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Shinzo Abe penembakan kondisi kritis Tetsuya Yamagami