Kurangi Pembatasan Covid, Beijing Mulai Izinkan Makan di Restoran

Yati Maulana | Minggu, 05/06/2022 23:05 WIB


Kurangi Pembatasan Covid, Beijing Mulai Izinkan Makan di Restoran Orang-orang memindai kode kesehatan QR di pintu masuk area perbelanjaan selama liburan Festival Perahu Naga di Beijing, Cina, 3 Juni 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Beijing akan lebih jauh melonggarkan pembatasan COVID-19 dengan mengizinkan makan di dalam ruangan, karena ibu kota China ini mulai kembali normal dengan penurunan jumlah kasus Covid, kata media pemerintah, Minggu.

Beijing dan pusat komersial Shanghai mulai kembali normal dalam beberapa hari terakhir setelah dua bulan penguncian yang menyakitkan serta menghancurkan akibat wabah varian Omicron.

Layanan makan di Beijing akan dilanjutkan pada Senin, kecuali untuk distrik Fengtai dan beberapa bagian dari distrik Changping, kata Beijing Daily. Restoran dan bar sebelumnya dibatasi dengan hanya boleh membawa pulang makanan sejak awal Mei.

Pekerjaan normal akan dilanjutkan dan larangan lalu lintas akan dicabut pada Senin di sebagian besar wilayah Beijing, lapor surat kabar itu. Karyawan di beberapa daerah telah diminta untuk bekerja dari rumah.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Warga perlu menunjukkan tes RRC yang diambil dalam waktu 72 jam untuk memasuki ruang publik dan menggunakan transportasi umum, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk menormalkan tes COVID, surat kabar itu melaporkan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Beijing melaporkan 16 kasus gejala lokal baru, naik dari lima kasus sehari sebelumnya, dan tiga kasus asimptomatik lokal baru, naik dari satu, menurut pemerintah setempat.

Shanghai melaporkan enam kasus gejala lokal baru, naik dari lima, dan 16 kasus asimptomatik lokal baru dibandingkan sembilan hari sebelumnya, data pemerintah daerah menunjukkan.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

China Daratan mencatat 162 kasus virus corona setiap hari, 56 di antaranya bergejala dan 106 tidak menunjukkan gejala, kata Komisi Kesehatan Nasional. Itu dibandingkan dengan 171 kasus baru sehari sebelumnya - 46 bergejala dan 125 tanpa gejala, yang dihitung secara terpisah oleh China.

Tidak ada kematian baru, sehingga jumlah kematian di negara itu mencapai 5.226. Hingga Sabtu, China daratan telah mengkonfirmasi 224.310 kasus dengan gejala.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid China Pembatasan Beijing Lockdown Shanghai