Bank Dunia Setujui Dana Hibah $300 Juta untuk Rekonstruksi Ethiopia

Yati Maulana | Rabu, 18/05/2022 01:05 WIB


Orang-orang berjalan melalui stasiun bus lingkungan Megenagna di Addis Ababa, Ethiopia. Foto: Reuters

JAKARTA - Ethiopia dan Bank Dunia telah menandatangani perjanjian hibah sebesar $300 juta untuk membantu rekonstruksi dan pemulihan di daerah-daerah yang dilanda konflik, kata kementerian keuangan.

Pertempuran yang meletus di wilayah utara Tigray pada November 2020, dan meluas ke negara tetangga Afar dan Amhara tahun lalu, telah mereda sejak gencatan senjata sepihak oleh pemerintah federal pada Maret.

"Sumber daya akan digunakan untuk membiayai kegiatan yang dirancang untuk mendukung layanan dasar," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan Senin malam.

Layanan yang akan bermanfaat adalah pendidikan, kesehatan, pasokan air dan upaya khusus untuk mendukung para penyintas kekerasan berbasis gender di daerah yang dilanda konflik, katanya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Daerah di Amhara, Afar, Tigray dan daerah Oromia dan Benishangul-Gumuz ditargetkan untuk menerima dana, katanya, menambahkan bahwa pemerintah akan mendaftar dengan organisasi pihak ketiga untuk melaksanakan proyek di daerah konflik tinggi.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Kekerasan di Oromia dan Benishangul-Gumuz, rumah bagi beberapa kelompok etnis, terpisah dari perang di Tigray.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Dunia Negara Ethiopia Dana Hibah Rekonstruksi