Tunjukkan Solidaritas, Desa di Spanyol Ubah Nama Menjadi Ukraina

Yati Maulana | Senin, 18/04/2022 12:12 WIB


Sebuah desa di Spanyol mengubah nama menjadi Ukraina demi solidaritas pada korban perang. Foto: Reuters

JAKARTA - Sebuah desa berdinding putih yang damai di Spanyol selatan telah berubah nama menjadi Ukraina dalam solidaritas dengan mereka yang terjebak dalam konflik lebih dari 4.000 kilometer jauhnya.

Pada tanda di bundaran di pintu masuk desa, Ukraina telah menggantikan Fuentes de Andalucia dan bendera biru dan kuning negara itu telah dicat di sampingnya.

Jalan-jalan telah berganti nama menjadi Kota Kyiv, Odesa, dan Mariupol di desa berpenduduk lebih dari 7.100 jiwa di sebelah timur Seville.

"Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang konflik di Ukraina tetapi juga tentang di mana negara-negara sedang berperang saat ini," kata Francisco Martinez kepada Reuters saat dia berdiri di jalan Kota Kiev.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Martinez mengatakan perubahan nama itu lebih dari sekadar isyarat dan penduduk desa juga telah mengumpulkan 3.500 euro ($ 3.780) dalam dua hari menuju pusat pengungsi yang direncanakan. Desa tersebut ingin menawarkan rumah bagi hingga 25 pengungsi di pusat atau dengan keluarga.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Rafael Osuna, 68, seorang pensiunan, mengatakan dia akan membawa pasangan Ukraina ke rumahnya. "Orang-orang Fuentes sangat bangga dengan apa yang kami lakukan," katanya. "Karena saya tinggal sendirian dan memiliki rumah besar, saya berpikir untuk mengambil pasangan Ukraina untuk sementara waktu."

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Desa Spanyol Ubah Nama Solidaritas Ukraina