India Membatalkan Rencana Membeli 48 Helikopter dari Rusia

akhyar | Minggu, 17/04/2022 22:48 WIB


Rusia menonjol sebagai pemasok pertahanan terkemuka India dengan memasok hampir 60% kebutuhan industri pertahanan negara itu, yang telah menjalin hubungan erat sejak pembubaran Uni Soviet. Helikopter Mi-17V5 (foto: airspace-review.com)

JAKARTA - India telah memutuskan untuk membatalkan rencananya untuk membeli helikopter Mi-17 V5 dari Rusia untuk meningkatkan produksi dalam negerinya, media lokal melaporkan pada hari Sabtu.

Keputusan untuk membatalkan rencana untuk membeli 48 lagi helikopter Mi-17 V5 dari Rusia tidak terkait dengan perang Rusia di Ukraina, melainkan sejalan dengan inisiatif Make in India, kata India Today mengutip sumber-sumber penting pemerintah dengan syarat anonim.

“Tender untuk 48 helikopter Mi-17V5 telah ditarik karena dorongan untuk pribumisasi. IAF (Angkatan Udara India) sekarang akan mendukung program helikopter dalam negeri,” kata sumber tersebut.

Rusia menonjol sebagai pemasok pertahanan terkemuka India dengan memasok hampir 60% kebutuhan industri pertahanan negara itu, yang telah menjalin hubungan erat sejak pembubaran Uni Soviet.

Baca juga :
5 Pemain `Underrated` Ini Sukses Meraih Gelar Juara Piala Dunia

Kementerian Pertahanan India mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan produksi sejumlah besar peralatan pertahanan, termasuk helikopter, mesin tank, rudal, dan sistem peringatan dini, jika Rusia tidak dapat membeli peralatan militer.

Baca juga :
Benarkah Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke?

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh sebelumnya mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk menjadikan India sebagai pusat produksi pertahanan.

Baca juga :
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
India Mi 17V5 Rusia pribumisasi