Astronot China Mendarat di Bumi Setelah 183 Hari di Luar Angkasa

Yati Maulana | Minggu, 17/04/2022 09:05 WIB


Misi luar angkasa berawak ini adalah misi terpanjang China. Pendaratan tiga astronot China di Bumi ditampilkan dalam layar besar dalam siaran televisi pemerintah setempat. Foto: Reuters

JAKARTA - Tiga astronot China kembali ke bumi pada hari Sabtu setelah 183 hari di luar angkasa, seperti dilaporkan televisi pemerintah setempat. Mereka menyelesaikan misi luar angkasa dengan awak terlama di negara itu hingga saat ini.

Para astronot mendarat sembilan jam setelah mereka meninggalkan modul utama stasiun ruang angkasa pertama China.

Saat berada di orbit, para astronot misi Shenzhou-13 mengambil kendali manual di modul tempat tinggal Tianhe untuk apa yang disebut media pemerintah sebagai "eksperimen dok" dengan pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou-2.

Setelah peluncuran mereka pada bulan Oktober, para astronot, Zhai Zhigang, Ye Guangfu, dan seorang anggota awak wanita Wang Yaping, menghabiskan 183 hari di luar angkasa, menyelesaikan kelima dari 11 misi yang diperlukan untuk menyelesaikan stasiun luar angkasa pada akhir tahun.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Shenzhou-13 adalah misi kedua dari empat misi awak yang direncanakan untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa, yang dimulai April lalu. Shenzhou-12 kembali ke Bumi pada bulan September.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dua misi China berikutnya adalah Tianzhou-4, sebuah pesawat ruang angkasa kargo, dan misi tiga orang Shenzhou-14, kata Shao Limin, wakil manajer teknologi Sistem Pesawat Luar Angkasa Berawak seperti dikutip oleh media pemerintah.

Dihalangi oleh Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di orbit, China telah menghabiskan dekade terakhir mengembangkan teknologi untuk membangun stasiun luar angkasanya sendiri, satu-satunya di dunia selain ISS.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

China, yang bertujuan untuk menjadi kekuatan luar angkasa pada tahun 2030, telah berhasil meluncurkan probe untuk menjelajahi Mars dan menjadi negara pertama yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di sisi jauh Bulan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Astronot China Mendarat di Bumi Misi Terlama