Optimalkan ZIS, Baznas Rambah Dunia Metaverse

Akhyar Zein | Sabtu, 12/03/2022 22:01 WIB


Di sisi lain, Baznas memiliki sistem backbone yang disebut SIMBA, Sistem Informasi dan Manajemen Baznas. SIMBA merupakan sistem yang dikembangkan sejak 2012 dan berperan penting dalam pencatatan aktivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara nasional. Zakat Metaverse

JAKARTA - Guna mengoptimalkan pengelolaan dan peningkatan zakat, infak dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai merambah dunia metaverse pada Ramadhan 2022.

Ketua Baznas RI Noor Achmad, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu mengatakan bahwa Baznas selalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, salah satunya dalam memanfaatkan teknologi baru, yakni dunia metaverse.

"Melalui Zakat Metaverse muzaki akan diajak menyelami pengalaman baru dalam berinteraksi dengan petugas layanan, khususnya dalam berkonsultasi terkait zakat dan kemudahan pembayaran ZIS di Baznas," kata Noor.

Noor menambahkan, pengembangan zakat metaverse, mulai dikembangkan Baznas sejak Januari 2022. Langkah ini merupakan upaya lain dari Baznas dalam memanfaatkan dunia digital untuk mengampanyekan dan mendorong peningkatan penghimpunan zakat, infak dan sedekah.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Sejak 2016, Baznas telah melakukan upaya digitalisasi yang terus dikembangkan menjadi transformasi digital secara menyeluruh dari semua proses kerja Baznas. Baznas selalu berusaha memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menebar kebaikan," kata Noor.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Baznas juga telah berkolaborasi dengan lebih dari 80 mitra platform digital, yang terdiri atas beragam peran, antara lain sebagai fasilitas payment gateway, crowdfunding, e-commerce, penyediaan QRIS untuk ZIS, dan penyedia teknologi chatbot ataupun teknologi augmented reality (AR).

Di sisi lain, Baznas memiliki sistem backbone yang disebut SIMBA, Sistem Informasi dan Manajemen Baznas. SIMBA merupakan sistem yang dikembangkan sejak 2012 dan berperan penting dalam pencatatan aktivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara nasional.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

Upaya digitalisasi yang dikembangkan Baznas membuahkan hasil dan meningkatkan pengumpulan zakat tiap tahunnya. Pengumpulan zakat melalui dompet digital tercatat meningkat 26-30 persen sepanjang pandemi COVID-19. Melalui zakat online Baznas di laman baznas.go.id/bayarzakat, masyarakat bisa menunaikan zakatnya di mana pun tanpa harus keluar rumah.

"Pandemi COVID-19 yang membatasi aktivitas masyarakat membuat Baznas menggenjot digitalisasi zakat. Alhamdulillah upaya ini membuahkan hasil peningkatan ZIS, berkat kemudahan dan sifat kedermawanan masyarakat untuk membantu sesama," kata dia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Baznaz ZIS metaverse berinteraksi