Kementerian Pertahanan Rusia: Hampir 120 Sasaran Militer Ukraina Dilumpuhkan

Akhyar Zein | Jum'at, 25/02/2022 21:35 WIB


Kementerian mengatakan 150 tentara Ukraina meletakkan senjata mereka dan memberikan janji tertulis untuk menahan diri dari mengambil bagian dalam permusuhan. Ilustrasi (foto: aa.com.tr)

JAKARTA - Pasukan Rusia melumpuhkan 118 elemen infrastruktur militer Ukraina dan melumpuhkan lebih dari 80 kendaraan militer selama satu hari terakhir, kata Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat.

Elemen-elemen yang dinonaktifkan termasuk 11 lapangan udara militer, 13 titik kontrol, dan pusat komunikasi, 14 sistem rudal S-300 dan Osa, dan 36 stasiun radar, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Lima jet tempur, sebuah helikopter, dan lima kendaraan udara tak berawak jatuh, sementara 18 tank dan kendaraan lapis baja, tujuh peluncur roket ganda, 41 kendaraan militer khusus, dan lima kapal tempur dinetralkan, tambahnya.

Kementerian mengatakan 150 tentara Ukraina meletakkan senjata mereka dan memberikan janji tertulis untuk menahan diri dari mengambil bagian dalam permusuhan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Satu unit Marinir Ukraina “menghubungi komando milisi Rakyat DPR (Republik Rakyat Donetsk) dan meminta koridor untuk memasuki wilayah republik,” tambah kementerian itu.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Setelah pertempuran berakhir, "semua prajurit Ukraina yang menyerah akan dibebaskan," katanya.

Pemberontak di wilayah Donbas berhasil bergerak maju satu kilometer di Donetsk dan 9 kilometer (5,5 mil) di Luhansk, menurut kementerian.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Pasukan Lintas Udara Rusia juga merebut "kontrol penuh" dari area pembangkit listrik Chernobyl pada hari Kamis, kementerian tersebut melaporkan.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan bahwa "unit-unit Nazi dari timur Ukraina" tidak mengeksploitasi situasi dan mencoba "provokasi nuklir," katanya.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, tingkat radiasi di wilayah Chernobyl adalah "normal" dan personel pabrik bekerja untuk mempertahankan dan memantau situasi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ukraina lapangan udara meletakkan senjata