China Bantah Tudingan Jadikan Etnis Uyghur Sebagai Pembawa Obor untuk Pencitraan

Yati Maulana | Senin, 07/02/2022 19:45 WIB


Amerika sebut sebagai upaya mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran hak terhadap minoritas Muslim. obor Olimpiade saat upccara pembukaan Olim[piade Musim Dingin di Beijing, China. Foto: Reuters

JAKARTA - Utusan China untuk PBB menolak pernyataan rekannya dari Amerika Serikat bahwa pilihan China terhadap etnis Uyghur sebagai pembawa obor api Olimpiade Beijing pada upacara pembukaan adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran hak negaranya terhadap minoritas Muslim.

Duta Besar Zhang Jun mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs web kedutaan bahwa China "dengan tegas membantah" "tuduhan yang tidak beralasan" yang dibuat oleh Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield dalam sebuah wawancara dengan CNN.

Zhang mengatakan bahwa Dinigeer Yilamujiang, pemain ski lintas alam yang lahir di Xinjiang, adalah "di antara yang terbaik" dari 20 atlet dari sembilan etnis minoritas yang berlomba atas nama tim China di Olimpiade Musim Dingin Beijing.

"Dia adalah kebanggaan dan perwakilan luar biasa dari orang-orang China. Di mana AS kemarahan yang tidak dapat dijelaskan atas hal ini berasal, dan niat apa yang dipendamnya?" kata Zhang.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

Dinigeer terpilih sebagai salah satu dari dua pembawa obor terakhir pada upacara pembukaan. Banyak negara Barat telah memberlakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade atas perlakuan China terhadap Uyghur dan anggota kelompok minoritas Muslim lainnya di Xinjiang.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

Pakar dan kelompok hak asasi PBB memperkirakan lebih dari satu juta orang, terutama dari Uyghur dan minoritas Muslim lainnya, telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang sejak 2016.

China menolak tuduhan pelecehan, menggambarkan kamp sebagai pusat kejuruan yang dirancang untuk memerangi ekstremisme, dan pada akhir 2019 dikatakan semua orang di kamp telah "lulus".

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Juru bicara Komite Olimpiade Internasional Mark Adams mengatakan pada hari Sabtu bahwa Dinigeer tidak dipilih karena dari mana dia berasal.

Penyelenggara Olimpiade China mengatakan pembawa obor yang memasuki stadion dengan api telah dipilih berdasarkan tanggal lahir mereka, dengan masing-masing lahir pada dekade yang berbeda, mulai dari 1950-an hingga 2000-an.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Olimpiade Beijing Obor Etnis Uyghur China