Tesla Menarik 817.000 Kendaraan di AS Karena Masalah Sabuk Pengaman

| Jum'at, 04/02/2022 10:17 WIB


Model tertentu gagal memenuhi standar keselamatan kendaraan bermotor federal. Tesla menarik ratusan ribu kendaraannya karena bermasalah pada sabuk pengaman. Foto: Reuters

JAKARTA - Tesla Inc (TSLA.O) menarik lebih dari 817.000 kendaraan di Amerika Serikat karena peringatan yang dapat didengar mungkin tidak aktif ketika kendaraan mulai berjalan dan pengemudi belum memasang sabuk pengaman, kata regulator keselamatan mobil AS.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan pada hari Kamis bahwa kendaraan, Model S dan Model X 2021-2022, Model 3 2017-2022, dan Model Y 2020-2022, gagal memenuhi standar keselamatan kendaraan bermotor federal pada "Kecelakaan Penumpang Perlindungan" karena lonceng tidak aktif. Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) untuk mengatasi masalah tersebut.

Tesla mengatakan kepada NHTSA bahwa pada 31 Januari tidak mengetahui adanya kecelakaan atau cedera yang terkait dengan masalah ini.

Diberitakan Reuters, Tesla mengatakan dalam sebuah dokumen yang diajukan ke NHTSA, Institut Penelitian & Pengujian Mobil Korea Selatan (KATRI) pada 6 Januari membawa kondisi tersebut ke perhatian Tesla.

Baca juga :
Mendes Yandri dan Kepala BRIN Akan Implementasikan Hasil Riset ke Tingkat Desa

Tesla mengatakan pada kendaraan yang ditarik, kesalahan perangkat lunak dapat mencegah bel aktif saat kendaraan mulai dalam keadaan tertentu. Pembuat mobil mengatakan masalah itu terbatas pada keadaan di mana bel terputus pada siklus penggerak sebelumnya dan sabuk pengaman tidak tertekuk setelah gangguan itu.

Baca juga :
Satu Prajurit UNIFIL Kembali Tewas dalam Serangan Mortir di Lebanon Selatan

Tesla menambahkan bahwa masalah ini tidak memengaruhi lonceng pengingat sabuk pengaman yang dapat didengar agar tidak aktif saat kendaraan melebihi 22 km/jam dan sabuk pengaman pengemudi tidak terdeteksi tertekuk.

Kondisi tersebut tidak memengaruhi keakuratan pengingat sabuk pengaman visual yang menyertainya.

Baca juga :
Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar Tahun Ini

Tesla telah berada di bawah pengawasan ketat dari regulator AS dan mengeluarkan sejumlah penarikan dalam beberapa bulan terakhir. Pada hari Selasa, Tesla mengatakan sedang menarik 53.822 kendaraan AS dengan perangkat lunak Full Self-Driving (Beta) perusahaan yang memungkinkan beberapa model melakukan "perhentian bergulir" dan tidak berhenti total di persimpangan yang menimbulkan risiko keselamatan.

Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air yang menonaktifkan fungsi "rolling stop", kata NHTSA.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Penarikan Unit Mobil Tesla Sabuk Pengaman