Nigeria Labeli Sejumlah Geng Kriminal Sebagai Teroris

Asrul | Kamis, 06/01/2022 19:51 WIB


Pemerintah Nigeria melabeli sejumlah geng kriminal atau bandit yang bertanggung jawab atas penculikan massal siswa sekolah di negaranya sebagai teroris. Ilustrasi geng kriminal (Foto: Daniel6D/Pixabay/UPI)

ABUJA - Pemerintah Nigeria melabeli sejumlah geng kriminal atau bandit yang bertanggung jawab atas penculikan massal siswa sekolah di negaranya sebagai teroris.

Sebagaimana diketahui, Nigeria telah lama dilanda kekerasan yang dipicu oleh perselisihan atas akses ke tanah dan sumber daya. Geng-geng kriminal bersenjata mengambil keuntungan dari kurangnya perhatian polisi, untuk melancarkan serangan, menjarah desa, mencuri ternak, dan menculik untuk tebusan.

Dalam keterangan resmi pada Rabu (Kamis waktu setempat), Presiden Nigeria Muhammadu Buhari melabeli kegiatan Yan Bindiga dan Yan Ta`adda "sebagai tindakan terorisme dan ilegalitas".

"Saya pikir satu-satunya bahasa yang mereka mengerti. Kami telah mendiskusikannya secara menyeluruh dengan lembaga penegak hukum; kepala keamanan, inspektur jenderal polisi untuk mengejar mereka," kata Buhari dikutip dari Aljazeera pada Kamis (6/1).

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

"Kami memberi label mereka teroris, kami akan menghadapi mereka seperti itu," sambung dia.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Lembaran resmi mengacu pada sejumlah geng kriminal yang melakukan penculikan massal terhadap siswa, penculikan untuk tebusan, penggemukan ternak dan perusakan properti, di antara kejahatan lainnya.

Pelabelan itu berkonsekuensi pada sanksi yang lebih keras di bawah tindakan pencegahan terorisme untuk tersangka bandit bersenjata, informan dan pendukung mereka seperti mereka yang tertangkap memasok bahan bakar dan makanan.

Baca juga :
Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat

Geng kriminal di balik penculikan tampaknya tidak didorong oleh motif ideologis tetapi oleh keuntungan finansial. Antara Juni 2011 dan Maret 2020, setidaknya US$18 juta dibayarkan kepada para penculik sebagai tebusan, menurut laporan SB Morgen.

Kekerasan bandit Nigeria berakar pada bentrokan antara penggembala ternak nomaden dan petani menetap atas tanah dan sumber daya. Tetapi serangan balas dendam selama bertahun-tahun telah berkembang menjadi kriminalitas yang lebih luas.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Geng Kriminal Bandit Bersenjata Kelompok Teroris Nigeria