Rusia Uji Sistem Pertahanan Udara S-550

Akhyar Zein | Kamis, 30/12/2021 06:55 WIB


Peluncuran sistem pertahanan udara S-550 ( foto: sputniknews.com)

JAKARTA - Sistem pertahanan udara itu mampu "menabrak pesawat ruang angkasa, kendaraan masuk kembali rudal balistik, dan target hipersonik di ketinggian puluhan ribu kilometer," kata seorang sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan kepada kantor berita TASS yang dikelola negara.

Sistem pertahanan udara S-550 pertama telah memasuki tugas tempur, kata sumber itu.

Rudal dan pertahanan udara komprehensif Rusia sekarang terdiri dari sistem Pantsir untuk ketinggian rendah, keluarga sistem S dari S-350 hingga S-500 untuk target jarak jauh, dan S-550 untuk pertahanan di luar angkasa, tambahnya.

Pada 15 November, Sergey Chemezov, kepala perusahaan teknologi negara Rusia Rostec, mengatakan bahwa S-550 akan memiliki deteksi target jarak jauh dan kemampuan intersepsi rudal.(AA)

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000
Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
S 550 ruang angkasa hipersonik tempur