500.000 Lebih Warga Amerika Hidup Tanpa Listrik

Akhyar Zein | Jum'at, 17/12/2021 14:59 WIB


Angin kencang telah mengakibatkan badai debu, memicu kebakaran hutan, dan menghancurkan kabel listrik pada Rabu. Sebuah gardu listrik yang rusak tertinggal setelah badai di Grand Isle, Louisiana (foto: Getty Images/ /nymag.com)

JAKARTA - Lebih dari 510.000 warga harus hidup tanpa listrik Kamis setelah badai kuat melanda Great Plains dan Midwest.

Angin kencang telah mengakibatkan badai debu, memicu kebakaran hutan, dan menghancurkan kabel listrik pada Rabu.

Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di delapan negara bagian, termasuk Colorado dan Michigan, menurut media pelacak PowerOutage.us.

Sebanyak 242.000 pemadaman atau sekitar setengah dari total keseluruhan, berada di Michigan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Di negara bagian Iowa, seorang pengemudi truk tewas ketika kendaraannya diterpa angin kencang yang mengakibatkan kendaraannya terguling dan masuk ke parit, lapor Washington Post.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Badai tersebut terjadi beberapa hari setelah gelombang tornado melanda negara bagian Kentucky dan sedikitnya enam negara bagian lainnya sejak Jumat malam hingga Sabtu pekan lalu.

Kota Mayfield di Kentucky adalah wilayah yang paling terdampak.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Hampir 90 orang tewas akibat tornado dahsyat yang terjadi pada akhir pekan lalu.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
tanpa listrik tornado kabel listrik Mayfield