Apple Jalani Penyelidikan Terkait Aturan Baru

Ariyan Rastya | Senin, 13/12/2021 21:16 WIB


Sebelumnya Apple telah meluncurkan pembaruan sistem operasi iOS pada bulan April dengan kontrol privasi baru yang dirancang untuk membatasi pengiklan digital melacak pengguna iPhone. logo Apple (foto: somagnews.com)

JAKARTA - Apple menghadapi penyelidikan di Polandia terkait aturan barunya terkait privasi dan pemrosesan data pribadi untuk perangkat iOS yang diduga melanggar aturan tentang hukum persaingan, kata pengawas antimonopoli Polandia UOKiK pada hari Senin 13/12.

Diketahui sebelumnya Apple telah meluncurkan pembaruan sistem operasi iOS pada bulan April dengan kontrol privasi baru yang dirancang untuk membatasi pengiklan digital melacak pengguna iPhone.

Regulator Polandia mengatakan aturan baru Apple telah secara signifikan mengurangi kemampuan aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data pribadi untuk mengirim iklan yang dipersonalisasi.

"Kami ingin memeriksa apakah tindakan Apple mungkin ditujukan untuk menghilangkan pesaing di pasar untuk layanan iklan yang dipersonalisasi, tujuannya adalah untuk menjual layanan mereka sendiri dengan lebih baik," kata Presiden UOKiK Tomasz Chrostny dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Reuters.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Kami akan menyelidiki apakah ini kasus penyalahgunaan kekuatan pasar secara eksklusif," lanjutnya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Kepala teknologi Uni Eropa Margrethe Vestager juga telah memperingatkan Apple agar tidak menggunakan masalah privasi dan keamanan untuk menangkis persaingan di App Store-nya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Apple jalani Penyelidikan terkait Aturan baru